Bukan Diet atau Olahraga, Tidur Jadi Kunci Utama Umur Panjang
Kurang Tidur Mempengaruhi Hasil Kesehatan
Dalam penelitian ini, para peneliti menganalisis data dari Survei *Behavioral Risk Factor Surveillance System* milik Centers for Disease Control and Prevention (CDC) periode 2019–2025 untuk melihat hubungan antara kurang tidur dan harapan hidup.
“Saat menghadiri pertemuan advokasi riset dengan pejabat pemerintah, seseorang mengatakan bahwa jika ingin penelitian benar-benar berdampak, Anda harus melihat bagaimana pengaruhnya terhadap masyarakat lokal dan negara bagian,” kenang McHill. “Itu membuat saya berpikir, ‘bagaimana pola tidur masyarakat Oregon?’ dan dari situlah petualangan riset kami dimulai.”
“Kami pertama-tama meneliti hubungan antara kurang tidur dan berbagai hasil kesehatan di Oregon, dan menemukan hubungan yang sangat kuat, terutama dengan harapan hidup, yang cukup mengejutkan,” lanjutnya.
“Kemudian kami berpikir, mari kita lihat negara bagian lain. Dan berulang kali, saat kami menganalisis hubungan antara tingkat kurang tidur dan harapan hidup di tingkat kabupaten, terlepas dari negara bagiannya, hubungan kuat itu muncul di seluruh Amerika Serikat,” kata McHill.
Kurang Tidur Menjadi Salah Satu Pendorong Terkuat Penurunan Harapan Hidup
Pada akhir studi, McHill dan timnya menemukan bahwa dibandingkan perilaku umum yang berkaitan dengan harapan hidup—seperti pola makan, aktivitas fisik, dan koneksi sosial—kurang tidur merupakan pendorong penurunan harapan hidup yang lebih kuat dibandingkan faktor lain, kecuali merokok.
“Temuan ini benar-benar menyoroti pentingnya tidur di antara semua perilaku lain yang sering kita anggap esensial bagi kesehatan—seperti makanan yang kita konsumsi, udara yang kita hirup, atau seberapa banyak kita berolahraga,” ujar McHill.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!