Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Tol Jagorawi, Simak Jadwal dan Titiknya 11 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Tol Jagorawi, Simak Jadwal dan Titiknya 11 Jul 2026

Bocah Siak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri

Desi Rossilawati
Senin, 11 Mei 2026 | 13:59 WIB
Bagikan
Bocah Siak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri

Ilustrasi./visi.news/ai.

VISI.NEWS | RIAU - Kasus kematian seorang bocah laki laki berusia 6 tahun di Desa Kerinci Kiri, Kecamatan Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, menyisakan duka mendalam sekaligus sorotan hukum. Korban diduga meninggal dunia setelah mengalami kekerasan fisik berulang selama tiga hari berturut turut. Terduga pelaku dalam kasus ini adalah ibu tirinya sendiri, SAS, perempuan berusia 25 tahun.

Peristiwa ini diungkap Polres Siak melalui Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, yang disampaikan Kasat Reskrim AKP Raja Kosmos Parmulai. Berdasarkan keterangan kepolisian, rangkaian kekerasan terhadap korban diduga terjadi sejak Selasa (5-7/5/2026) malam, sebelum akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia.

Kronologi awal bermula pada Selasa (5/5/2026). Saat itu, tersangka disebut emosi karena korban dianggap terlalu lama bermain di rumah tetangga. Kemarahan tersebut kemudian berujung pada kekerasan fisik terhadap korban.

“Rentetan kekerasan bermula pada Selasa, 5 Mei 2026. Tersangka mengaku emosi karena korban dianggap terlalu lama bermain di rumah tetangga. Tanpa ampun, tersangka memukul tulang kering korban menggunakan kayu bulat sepanjang 30 cm,” ungkap AKP Kosmos dikutip dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

Kekerasan terhadap korban tidak berhenti pada hari itu. Pada Rabu (6/5/2026), tersangka kembali marah setelah mendapati korban buang air di celana saat bangun tidur. Dalam keterangan polisi, tersangka kemudian memukul punggung korban dengan kayu yang sama. Pemukulan itu disebut terjadi karena korban tidak mengaku.

Memasuki Kamis (7/5/2026), situasi semakin tragis. Pada hari ketiga, tersangka kembali meluapkan kemarahannya kepada korban. Kali ini, pemicunya disebut karena korban menolak makan siang. Dalam kondisi marah, tersangka melempar kepala bagian kiri korban menggunakan batu bata.

Polisi menyebut tindakan itu masih berlanjut setelah kejadian pertama. Batu bata yang digunakan untuk melempar korban kemudian dibawa masuk ke dalam rumah. Saat korban dan tersangka duduk berhadapan di meja makan, kekerasan kembali terjadi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.