Ayah Ungkap Riwayat Kekerasan Tersangka Penganiayaan di Bandung
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026)./visi.news/ist.
VISI.NEWS | BANDUNG - Kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan yang melibatkan Taufik Hidayat (30) di Bandung terus mengungkap sejumlah fakta baru. Selain dugaan tindak kekerasan terhadap kekasihnya, muncul keterangan mengenai riwayat perilaku agresif pelaku yang disebut telah berlangsung sejak lama, termasuk dalam lingkungan keluarga.
Kepala Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Kusnaedi, mengungkapkan bahwa ibu kandung Taufik diduga mengalami tekanan mental berkepanjangan yang dipicu oleh berbagai persoalan keluarga. Menurutnya, kondisi tersebut berujung pada stres dan depresi sebelum yang bersangkutan meninggal dunia.
"Ibunya stres, setahun ampleung-ampleungan (jalan kaki ke sana ke mari)," kata Kusnaedi dalam tayangan kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi, Rabu (24/6/2026).
Kusnaedi menjelaskan, ibu Taufik sempat menolak menjalani pemeriksaan kesehatan dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah tanpa berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
"Istrinya gak mau dibawa diperiksa, di rumah diem, gak ngomong, lalu ada kesempatan keluar, jalan terus," ujarnya.
Selain itu, Kusnaedi menyebut Taufik telah menunjukkan perilaku bermasalah sejak usia muda. Ia mengaku mengenal pelaku sebagai sosok yang kerap terlibat masalah dan memiliki karakter agresif.
"Waktu kecil pas ngaji juga minum obat (obat-obatan terlarang). Udah gede gak ada yang mau temenan, pada takut, orangnya brutal, udah kelihatan dari kecilnya juga," katanya.
Menurut Kusnaedi, Taufik juga pernah tersangkut perkara hukum sebelum kasus yang saat ini ditangani aparat penegak hukum. Ia mengaku pernah membantu mengurus proses hukum saat Taufik terjerat kasus penganiayaan dan penggelapan kendaraan bermotor.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!