Ayah Ungkap Riwayat Kekerasan Tersangka Penganiayaan di Bandung
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026)./visi.news/ist.
"Pernah ditahan kasus penganiayaan dan penggelapan motor, saya yang ngurusin. Motor orang Garut. Pernah ditahan di Polres Rancaekek, divonis 1,5 tahun dipenjara," jelasnya.
Ia menambahkan, pola pengasuhan dalam keluarga diduga turut memengaruhi pembentukan karakter pelaku.
"Kalau ribut sama tetangga suka dibela ayahnya, jadi kesayangan," tambah Kusnaedi.
Lebih lanjut, Kusnaedi mengungkapkan bahwa persoalan dalam keluarga tidak hanya melibatkan Taufik. Menurutnya, sejumlah anggota keluarga lainnya juga memiliki berbagai permasalahan yang diduga menambah beban psikologis sang ibu.
"Yang kedua suka mabok, kerja juga dipecat. Punya istri sudah dua kali cerai, anak satu, sering ancam orang berkelahi," katanya.
Sementara itu, adik bungsu Taufik disebut meninggal dunia akibat overdosis obat-obatan.
"Yang bungsu meninggal karena over dosis, minum obat-obatan sampai meninggal dunia," ungkapnya.
Di sisi lain, ayah kandung Taufik, Tata, mengaku pernah menjadi korban kekerasan yang dilakukan anaknya. Ia menuturkan pernah dipukul menggunakan kayu saat sedang bekerja di sawah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!