Abah Nanu: Wana, Wani, Wanoh
Justru seni pernah menjadi media dakwah paling efektif yang digunakan para wali untuk mendekati masyarakat.
"Kang Bambang mesti tahu, bahkan seni dipakai para wali dalam syiar untuk mendekatkan hati masyarakat yang saat itu berbeda keyakinan. Apa yang terjadi? Islam melalui pendekatan seni mampu mengislamisasi Nusantara, khususnya tanah Jawa yang kita lihat sekarang ini," pungkasnya.
Bagi Bambang Melga, nasihat tersebut menjadi bekal moral sekaligus spiritual dalam mengemban amanah besar. Di balik berbagai persiapan teknis, target program, dan dinamika organisasi, ada pesan mendalam yang terus terngiang dari seorang budayawan sepuh Jawa Barat: seorang pemimpin harus mampu menembus belantara tantangan (Wana), berani menentukan arah (Wani), dan membangun persaudaraan yang saling menguatkan (Wanoh).
Tiga kata sederhana itu ternyata menyimpan filosofi kepemimpinan yang begitu dalam. Sebuah warisan kearifan Sunda yang tetap relevan di tengah zaman modern, sekaligus menjadi kompas moral bagi siapa pun yang dipercaya memimpin jalan menuju sebuah kebaikan.Feature ini dapat disajikan sebagai rubrik budaya, tokoh, atau inspirasi kepemimpinan dengan nuansa human interest yang kuat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!