Harga Emas Antam Hari Ini, Rp.2771 per Gram 5 Sep 2026 Bandara Husein Siap, Penerbangan Internasional Dibuka Oktober 5 Sep 2026 Qanun Asasi Gus Kikin dan Warisan Pemikiran Hasyim Asy’ari 5 Sep 2026 Suara Dentuman Misterius Gegerkan Bandung Raya hingga Cianjur 5 Sep 2026 ATR/BPN Perkuat Pengamanan Aset Pemda Kalsel, Ratusan Bidang Tanah Resmi Bersertipikat 5 Sep 2026 Nusron Wahid Dorong Budaya Berpikir Kritis di Politeknik Agraria STPN 5 Sep 2026 Bupati Minta Perangkat Daerah-BUMD Sajikan Kopi Sukabumi di Setiap Kegiatan 5 Sep 2026 518 ASN Pemkot Sukabumi Dipanggil Inspektorat Terkait Dugaan Judol 5 Sep 2026 Gus Kikin Mulai Susun Pengurus PBNU 2026-2031 5 Sep 2026 Cuaca Bandung Sabtu 5 September 2026: Berawan, Suhu hingga 33 Derajat 5 Sep 2026 Harga Emas Antam Hari Ini, Rp.2771 per Gram 5 Sep 2026 Bandara Husein Siap, Penerbangan Internasional Dibuka Oktober 5 Sep 2026 Qanun Asasi Gus Kikin dan Warisan Pemikiran Hasyim Asy’ari 5 Sep 2026 Suara Dentuman Misterius Gegerkan Bandung Raya hingga Cianjur 5 Sep 2026 ATR/BPN Perkuat Pengamanan Aset Pemda Kalsel, Ratusan Bidang Tanah Resmi Bersertipikat 5 Sep 2026 Nusron Wahid Dorong Budaya Berpikir Kritis di Politeknik Agraria STPN 5 Sep 2026 Bupati Minta Perangkat Daerah-BUMD Sajikan Kopi Sukabumi di Setiap Kegiatan 5 Sep 2026 518 ASN Pemkot Sukabumi Dipanggil Inspektorat Terkait Dugaan Judol 5 Sep 2026 Gus Kikin Mulai Susun Pengurus PBNU 2026-2031 5 Sep 2026 Cuaca Bandung Sabtu 5 September 2026: Berawan, Suhu hingga 33 Derajat 5 Sep 2026

518 ASN Pemkot Sukabumi Dipanggil Inspektorat Terkait Dugaan Judol

Desi Rossilawati Andri Somantri
Sabtu, 5 September 2026 | 06:16 WIB
Bagikan
518 ASN Pemkot Sukabumi Dipanggil Inspektorat Terkait Dugaan Judol

Kantor Inspektorat Kota Sukabumi./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Sebanyak 518 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi diduga terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Ratusan ASN tersebut kini dipanggil Inspektorat Kota Sukabumi untuk diminta klarifikasi. Pemanggilan mulai dilakukan sejak Senin (31/8/2026).

"Kita sekarang lagi melakukan klarifikasi terhadap seluruh ASN yang 518 yang diduga terlibat judi online. Kita belum bisa menyimpulkan apakah semuanya terlibat judi online atau ada hal-hal yang lain. Makanya kita lagi pendalaman, makanya kita melakukan klarifikasi," ujar Inspektur Pembantu Bidang Pencegahan dan Investigasi Inspektorat Kota Sukabumi Agus Ramdhan Darujatun.

Agus mengatakan dalam prosesnya, Inspektorat mengundang sekitar 20 ASN setiap hari untuk dimintai keterangan. Namun, jumlah ASN yang hadir tidak selalu sesuai dengan target karena sebagian berhalangan dengan berbagai alasan.

"Kita sudah mulai klarifikasi dari mulai hari Senin. Kita bertahap, setiap harinya itu mengundang para ASN 20 orang. Dari 20 yang ditargetkan per hari itu, ada yang tidak datang juga karena alasan yang lain," ujarnya.

Agus menjelaskan, munculnya data ASN yang diduga terlibat judi online bermula dari laporan PPATK kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menindaklanjuti laporan tersebut, Inspektorat Kota Sukabumi berkoordinasi dengan Inspektorat Provinsi Jawa Barat dan meminta data ASN di Kota Sukabumi kepada PPATK.

"Waktu itu ramai ada laporan PPATK ke Provinsi Jawa Barat terkait ASN yang terlibat judi online. Kita menindaklanjuti itu, kita berkoordinasi dengan Inspektorat Provinsi, dan kita langsung meminta data ASN yang terlibat judi online ke PPATK," ujarnya.

Agus menyatakan dari data PPATK itu terdapat 518 ASN Pemkot Sukabumi yang terlibat aktivitas judi online dari 2024 hingga 2025.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.