34.853 Jemaah Haji Akan Tiba di Soetta, Apa Alasan Penjemputan Dibatasi?
Jamaah haji tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta./visi.news/ist.
VISI.NEWS | BANDUNG - Imbauan kepada keluarga agar tidak menjemput langsung jamaah haji di Bandara Internasional Soekarno Hatta menjadi bagian dari strategi pengelolaan arus kepulangan haji tahun 2026.
Kebijakan tersebut diterapkan seiring besarnya jumlah jamaah yang akan tiba melalui bandara terbesar di Indonesia itu sepanjang Juni 2026, yakni mencapai 34.853 orang yang tergabung dalam 84 kelompok terbang.
Dalam konteks operasional, kebijakan ini bertujuan mengurangi kepadatan di area terminal kedatangan sekaligus memastikan proses pemulangan jamaah berjalan tertib dan efisien. Pengelola bandara menilai lonjakan kedatangan ribuan jamaah dalam waktu hampir bersamaan membutuhkan pengaturan khusus agar tidak mengganggu aktivitas penerbangan maupun pelayanan penumpang lainnya.
General Manager Bandara Internasional Soekarno Hatta Heru Karyadi menjelaskan bahwa jamaah yang tiba di bandara tidak langsung pulang ke rumah masing masing. Mereka terlebih dahulu akan diberangkatkan menuju asrama haji atau titik debarkasi sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah asal.
"Itu guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran operasional," ujar General Manager Bandara Internasional Soekarno Hatta, Heru Karyadi dalam keterangannya dikutip, Selasa (2/6/2026).
Menurut Heru, mekanisme tersebut telah menjadi bagian dari sistem pemulangan jamaah yang dirancang untuk menjaga kelancaran arus kedatangan.
“Untuk menjaga kelancaran arus kedatangan, jemaah yang tiba di Bandara Internasional Soetta akan terlebih dahulu diberangkatkan menuju debarkasi sebelum kembali ke daerah asal dan bertemu dengan keluarga,” ujarnya.
Karena itu, keluarga jamaah diminta menunggu di lokasi debarkasi yang telah ditetapkan di masing masing kabupaten atau kota. Dengan pola tersebut, proses penyambutan dapat dilakukan secara lebih terorganisasi tanpa menimbulkan penumpukan kendaraan dan orang di kawasan bandara.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!