Zulhas Sebut Wanam Jadi Pusat Pasokan Pangan Papua

Desi Rossilawati
Rabu, 15 Juli 2026 | 16:59 WIB
Bagikan
Zulhas Sebut Wanam Jadi Pusat Pasokan Pangan Papua

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Menteri Koordinator Bidang Pangann Zulkifli Hasann menyatakan Kampung Wanam di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, diproyeksikan menjadi pusat pasokan pangan bagi wilayah Papua dan sekitarnya melalui pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menurut Zulhas sapaan akrab Menko Pangan, kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai lokasi pembangunan PSN dengan program cetak sawah seluas 1 juta hektare. Selain itu, pemerintah juga akan membangun berbagai infrastruktur pendukung, seperti bandara, pelabuhan, dan jaringan irigasi.

“Kalau nanti produksinya lebih, bisa disuplai ke wilayah timur lainnya, seperti Maluku dan Maluku Utara, karena produksinya nanti terbanyak sekali,” kata Zulkifli Hasan dalam keterangannya dikutip, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan di Wanam tidak hanya mencakup sektor pertanian, tetapi juga pengembangan program biodiesel B50, penguatan industri pertahanan, serta pembangunan jalan penghubung Wanam–Boven Digoel sepanjang sekitar 30 kilometer.

Zulkifli mengatakan, pemerintah memproyeksikan Wanam sebagai pusat cadangan pangan nasional. Landasan hukum pelaksanaan PSN tersebut mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2025 tentang Tim Koordinasi Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional serta Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025.

Melalui regulasi tersebut, Menko Pangan ditunjuk sebagai Ketua Otoritas yang bertugas mengoordinasikan percepatan pembangunan bersama kementerian dan lembaga terkait guna memperkuat kedaulatan ekonomi nasional melalui penyediaan cadangan pangan dan infrastruktur yang berkelanjutan.

Zulkifli mengungkapkan dirinya telah beberapa kali meninjau langsung pembangunan kawasan PSN di Wanam untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.

“Saya sudah lima sampai enam kali ke Wanam. Kalau ini (PSN) sudah berjalan dengan baik, mudah-mudahan, beras itu tidak usah dari mana-mana, tetapi cukup dari Merauke. Oleh karena itu, akan dibangun 1 juta hektar sawah yang modern,” ungkapnya.

Ia menilai keberadaan kawasan pangan di Merauke akan menekan biaya distribusi beras ke wilayah Papua yang selama ini masih bergantung pada pasokan dari Pulau Jawa.

“Kalau beras didatangkan dari wilayah Jawa tentu mahal ongkosnya. Oleh karena itu, saya kira Merauke paling maju di Papua, dampaknya di Wanam. Bahkan hitungan kami jika Wanam sudah jalan, maka nanti Maluku dan Maluku Utara cukup pangan dari sini (Merauke),” tutupnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.