BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026

Xi Jinping Peringatkan Trump, Risiko Konflik Jika Isu Taiwan Salah Ditangani

Desi Rossilawati
Jumat, 15 Mei 2026 | 10:59 WIB
Bagikan
Xi Jinping Peringatkan Trump, Risiko Konflik Jika Isu Taiwan Salah Ditangani

Presiden China Xi Jinping (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kanan) berjabat tangan pada jamuan makan malam kenegaraan di Balai Besar Rakyat di Beijing, China, Kamis (14/5/2026)./visi.news/Reuters.

VISI.NEWS | BEIJING - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, memperingatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa salah langkah dalam menangani isu Taiwan dapat mendorong hubungan bilateral ke “situasi yang sangat berbahaya.” Peringatan ini disampaikan dalam pertemuan tertutup yang berlangsung lebih dari dua jam pada Kamis, menyoroti ketegangan yang terus membayangi hubungan AS-Tiongkok.

Menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Xi menegaskan bahwa jika Taiwan tidak ditangani secara hati-hati, kedua negara berisiko bentrok bahkan hingga konflik langsung. Taiwan, yang berstatus demokratis dan diklaim Beijing sebagai wilayahnya, merupakan titik sensitif yang dapat memicu ketegangan militer dan diplomatik. Washington memiliki kewajiban hukum untuk mendukung pertahanan Taipei, sementara Beijing tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan militer untuk mengklaim pulau tersebut.

Dari perspektif analisis, pertemuan ini menegaskan kompleksitas diplomasi Tiongkok-AS. Walaupun ringkasan resmi AS lebih menekankan jalur pelayaran Selat Hormuz yang terganggu akibat konflik Iran dan minat Tiongkok membeli minyak AS, isu Taiwan tetap menjadi batu sandungan terbesar. Presiden Trump membawa delegasi bisnis termasuk Elon Musk dan Tim Cook, menekankan dimensi ekonomi dalam diplomasi.

Kunjungan ini menandai perjalanan pertama seorang presiden AS ke Tiongkok dalam hampir satu dekade, dengan fokus pada perdagangan, investasi, dan negosiasi ekonomi yang sebelumnya menghasilkan prospek pesanan besar pesawat Boeing dan mekanisme baru mendukung hubungan bilateral. Meski demikian, Xi menekankan dalam jamuan makan malam kenegaraan bahwa hubungan Tiongkok-AS adalah yang paling penting di dunia, mengingat risiko strategis dan ekonomi yang tinggi.

Analisis lebih jauh menunjukkan bahwa pertemuan ini mencerminkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan risiko geopolitik. Trump berupaya mencatat kemenangan ekonomi di tengah tekanan politik domestik dan konflik Iran, sementara Xi menegaskan batasan strategis yang tidak dapat dinegosiasikan, termasuk isu Taiwan. Hasilnya, meskipun ada kemajuan ekonomi potensial, ketegangan keamanan tetap menjadi faktor dominan yang memengaruhi arah hubungan kedua negara.

Pertukaran diplomatik ini menekankan bahwa hubungan Tiongkok-AS tetap kompleks, di mana kerjasama ekonomi harus berjalan beriringan dengan manajemen risiko geopolitik, terutama di wilayah yang memiliki potensi konflik tinggi. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.