Lapas Jember Perkuat Tata Kelola melalui Sosialisasi SIM-RISK dan Manajemen Risiko
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember mengikuti kegiatan sosialisasi terkait manajemen risiko dan implementasi aplikasi SIM-RISK yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis (7/5/2026)./visi.news/ist.
VISI.M.NEWS | JEMBER – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember mengikuti kegiatan sosialisasi terkait manajemen risiko dan implementasi aplikasi SIM-RISK yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas kinerja di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Sosialisasi berlangsung di ruang rapat Lapas Jember dan diikuti oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Jember Salim, Kasubsi Keamanan Frendy Wijanarko, serta sejumlah staf Tata Usaha. Kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berjalan lancar.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menerima materi mengenai penerapan manajemen risiko serta tata cara penggunaan aplikasi SIM-RISK yang disampaikan oleh Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, I. Ismoyo. Aplikasi tersebut dirancang sebagai sistem pendukung pengelolaan risiko di setiap satuan kerja agar lebih terukur dan sistematis.
Plh. Kalapas Jember, Salim, mengatakan bahwa pemahaman mengenai manajemen risiko sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan agar berjalan lebih efektif, profesional, dan akuntabel.
“Penerapan manajemen risiko melalui aplikasi SIM-RISK diharapkan mampu membantu jajaran petugas dalam mengidentifikasi potensi kendala maupun risiko kerja sejak dini, sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa penggunaan aplikasi tersebut menjadi bagian dari transformasi sistem kerja yang lebih modern dan berbasis digital di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui sosialisasi ini, Lapas Jember berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat sistem pengawasan internal demi mendukung pelayanan dan pelaksanaan tugas yang optimal. @ghofur
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!