Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

WHO Labeli Varian Omicron dengan VOC. Ini Penjelasan dr. Tonang

ED
Jumat, 3 Desember 2021 | 13:08 WIB
Bagikan
WHO Labeli Varian Omicron dengan VOC. Ini Penjelasan dr. Tonang

VISI.NEWS | SOLO - Juru bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang merupakan dokter spesialis patologi klinik Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (RS-UNS) Solo, dokter Tonang Dwi Ardyanto  SpPK, Ph.D, menyatakan, masyarakat jangan terlalu memikirkan tingkat keganasan varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau Omicron, yang ditemukan WHO pertama kali di Afrika Selatan (Afsel), kemudian menyebar ke sejumlah negara, seperti Arab Saudi, Australia, dan Amerika Serikat (AS).

"Yang terpenting adalah mewaspadai tingkat penyebaran varian Omicron. Karena varian Omicron berpotensi menjadikan jumlah kasus Covid-19 melonjak. WHO sampai melabeli varian ini sebagai variant of concern (VOC). Hal itu menandakan, varian Omicron bisa menjadi penyebab peningkatan penularan dan peningkatan kematian," ujar dokter Tonang kepada wartawan, di RS-UNS Pabelan, Kamis, (2/11/2021).

Meskipun demikian, menurut dosen FK-UNS itu, hingga saat ini pemerintah belum mengonfirmasi kasus varian Omicron di Indonesia. Dia menegaskan, hal itu bukan berarti masyarakat bisa tenang dan abai dengan protokol kesehatan atau prokes.

Dia menekankan, justru dengan informasi penyebaran varian Omicron masyarakat harus lebih berhati-hati dan disiplin menerapkan prokes, sehingga kasus merebaknya varian Delta pada Juli-Agustus 2021 lalu tidak terulang di libur Natal dan tahun baru.

“Hari-hari ini, beberapa negara sudah melaporkan, termasuk Australia yang sudah berhasil mendeteksi. Sedangkan negara yang belum melaporkan, bukan berarti bebas virus varian Omicron, karena mungkin belum berhasil mendeteksi saja,” jelasnya.

Menyinggung tingkat keganasan varian Omicron, dr. Tonang berpendapat, bahwa informasi masih terus berkembang sesuai perkembangan penyebaran varian ini.

Di sisi lain, dokter Tonang berharap, instalasi gawat darurat (IGD) di rumah sakit lebih siap bila sewaktu - waktu terjadi lonjakan kasus Covid-19 termasuk varian Omicron.

“Memaknai ganas atau tidak varian Omicron, sebenarnya sangat tergantung kondisi setempat. Proporsi angka kematian atau CFR varian Delta, misalnya, sebenarnya rendah. Walau kasus di beberapa negara tinggi, bahkan sangat tinggi namun persentase kematian rendah,” sambungnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.