Dua WNI Disandera di Myanmar, Sarifah Minta Keselamatan Diutamakan 22 Jul 2026 Prabowo Lantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia 22 Jul 2026 Rupiah Melemah Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed 22 Jul 2026 Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional 22 Jul 2026 Daftar Pejabat Baru Kejagung: Wakil Jaksa Agung hingga Jampidsus 22 Jul 2026 Tantri Kotak Syok Dipeluk Penonton Saat Manggung di Ciletuh 22 Jul 2026 Jadwal Piala Presiden 2026, Persib Hadapi Arema di Laga Pembuka 22 Jul 2026 Dua Anak Hilang di Tasikmalaya Ditemukan, Satu Masih Dicari 22 Jul 2026 Jadwal Lengkap Piala AFF 2026, Indonesia Hadapi Vietnam di Grup A 22 Jul 2026 Sudaryono Gugup Ditunjuk Jadi Kepala BGN, Tanggung Jawab Besar 22 Jul 2026 Dua WNI Disandera di Myanmar, Sarifah Minta Keselamatan Diutamakan 22 Jul 2026 Prabowo Lantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia 22 Jul 2026 Rupiah Melemah Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed 22 Jul 2026 Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional 22 Jul 2026 Daftar Pejabat Baru Kejagung: Wakil Jaksa Agung hingga Jampidsus 22 Jul 2026 Tantri Kotak Syok Dipeluk Penonton Saat Manggung di Ciletuh 22 Jul 2026 Jadwal Piala Presiden 2026, Persib Hadapi Arema di Laga Pembuka 22 Jul 2026 Dua Anak Hilang di Tasikmalaya Ditemukan, Satu Masih Dicari 22 Jul 2026 Jadwal Lengkap Piala AFF 2026, Indonesia Hadapi Vietnam di Grup A 22 Jul 2026 Sudaryono Gugup Ditunjuk Jadi Kepala BGN, Tanggung Jawab Besar 22 Jul 2026

Waspada! Bandung Hadapi Cuaca Ekstrem Hari Ini

ED
PN
Jumat, 5 Juni 2026 | 05:32 WIB
Bagikan
Waspada! Bandung Hadapi Cuaca Ekstrem Hari Ini

VISI.NEWS | BANDUNG Warga Bandung Raya perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca panas yang diperkirakan melanda wilayah ini pada Jumat, 5 Juni 2026. Berdasarkan data prakiraan cuaca terbaru, suhu udara diprediksi melonjak hingga mencapai 32 derajat Celsius pada siang hari, disertai indeks ultraviolet (UV) yang masuk kategori ekstrem.

Kondisi tersebut menjadikan Jumat ini sebagai salah satu hari terpanas dalam beberapa pekan terakhir di Kota Bandung. Meski dikenal memiliki udara sejuk khas pegunungan, Bandung diperkirakan akan mengalami paparan sinar matahari yang sangat intens akibat minimnya tutupan awan pada periode siang hari.

Para ahli cuaca mengingatkan masyarakat untuk membatasi aktivitas di bawah sinar matahari langsung, terutama pada rentang waktu pukul 09.00 hingga 14.00 WIB ketika radiasi ultraviolet mencapai tingkat tertinggi.

Langit Cerah, Suhu Melonjak

Sejak pagi hari, cuaca di Bandung diperkirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Berkurangnya tutupan awan secara signifikan memungkinkan sinar matahari menembus langsung ke permukaan bumi tanpa banyak hambatan.

Pada dini hari hingga pagi, tutupan awan masih berada pada kisaran 71 hingga 76 persen. Namun memasuki pukul 09.00 WIB, persentase tutupan awan turun drastis hingga hanya berkisar 42 persen dan bahkan menyentuh 37 persen menjelang tengah hari.

Kondisi tersebut menjadi faktor utama yang menyebabkan suhu udara meningkat cepat hingga mencapai puncaknya di kisaran 31 hingga 32 derajat Celsius.

Bagi warga Bandung yang terbiasa dengan suhu harian di bawah 30 derajat Celsius, kondisi ini diperkirakan akan terasa lebih panas dibanding biasanya.

Indeks UV Masuk Kategori Ekstrem

Selain suhu tinggi, perhatian utama pada prakiraan cuaca hari ini adalah indeks UV yang berada pada kategori ekstrem.

Indeks UV merupakan ukuran intensitas radiasi ultraviolet dari matahari yang berpotensi membahayakan kesehatan manusia. Pada level ekstrem, paparan sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan kulit dan mata dalam waktu relatif singkat jika tanpa perlindungan.

Risiko yang dapat muncul antara lain kulit terbakar (sunburn), iritasi mata, penuaan dini kulit, hingga peningkatan risiko kanker kulit dalam jangka panjang akibat akumulasi paparan sinar ultraviolet.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan tabir surya, topi, payung, kacamata pelindung UV, serta pakaian berlengan panjang untuk mengurangi risiko paparan langsung.

Kelembapan Tetap Tinggi

Meski cuaca cenderung panas dan kering pada siang hari, tingkat kelembapan udara di Bandung masih tergolong tinggi.

Pada siang hari, kelembapan tercatat sekitar 72 persen, sedangkan pada malam hari meningkat hingga mencapai 94 sampai 96 persen.

Kondisi ini membuat udara terasa cukup lembap meskipun tidak ada indikasi hujan yang signifikan sepanjang hari.

Tingkat kelembapan tinggi pada malam hari juga berpotensi menimbulkan embun serta udara yang kembali terasa dingin setelah matahari terbenam.

Tidak Ada Potensi Hujan Signifikan

Berbeda dengan beberapa hari sebelumnya yang diwarnai hujan ringan pada sore hari, Jumat ini diperkirakan menjadi hari yang relatif kering.

Data prakiraan menunjukkan curah hujan berada pada angka nol milimeter sepanjang hari. Tidak terdapat indikasi pembentukan awan hujan yang cukup kuat untuk menghasilkan hujan di wilayah Kota Bandung.

Kondisi ini menjadikan aktivitas luar ruangan relatif aman dari gangguan hujan, namun masyarakat tetap perlu memperhatikan risiko dehidrasi akibat cuaca panas.

Malam Hari Kembali Sejuk

Setelah mengalami puncak panas pada siang hari, suhu udara diperkirakan turun secara bertahap pada malam hari.

Temperatur minimum diperkirakan berada di kisaran 20 derajat Celsius sehingga suasana malam di Bandung kembali terasa sejuk.

Perubahan suhu yang cukup kontras antara siang dan malam menjadi ciri khas cuaca Bandung pada musim kemarau dan masa peralihan saat ini.

Matahari Bersinar Lebih Lama

Secara astronomis, matahari diperkirakan terbit pada pukul 05.56 WIB dan terbenam pada pukul 17.40 WIB.

Dengan durasi penyinaran lebih dari 11 jam, masyarakat akan mengalami periode paparan sinar matahari yang cukup panjang sepanjang hari.

Tren Cuaca Beberapa Hari ke Depan

Meski suhu tertinggi diperkirakan terjadi pada Jumat ini, cuaca panas masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Berdasarkan prakiraan, suhu maksimum pada Sabtu hingga Senin mendatang masih berada pada kisaran 29 hingga 30 derajat Celsius. Sementara indeks UV tetap berada pada kategori sangat tinggi hingga ekstrem.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa warga Bandung masih perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak paparan sinar matahari dalam beberapa hari ke depan.

Imbauan untuk Masyarakat

Menghadapi cuaca panas dan indeks UV ekstrem, masyarakat diimbau untuk:

  • Mengurangi aktivitas di luar ruangan pada pukul 10.00–14.00 WIB.

  • Mengonsumsi air putih lebih banyak untuk mencegah dehidrasi.

  • Menggunakan tabir surya dan pelindung kepala saat beraktivitas di luar.

  • Mengenakan pakaian yang nyaman dan mampu melindungi kulit dari paparan matahari.

  • Memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

Dengan suhu mencapai 32 derajat Celsius dan paparan UV pada level ekstrem, Jumat, 5 Juni 2026 diperkirakan menjadi hari yang cukup menantang bagi warga Bandung. Meski tanpa ancaman hujan, kewaspadaan terhadap dampak cuaca panas menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.