Waryono: Pengelolaan Zakat Harus ada Pemetaan Muzaki Potensial dan Para Mustahik

ED
Rabu, 23 Agustus 2023 | 05:05 WIB
Bagikan
Waryono: Pengelolaan Zakat Harus ada Pemetaan Muzaki Potensial dan Para Mustahik

VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah melantik Prof Dr Waryono Abdul Ghafur sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa). Waryono menggantikan Tarmizi Tohor yang memasuki masa purnabhakti.

Sebelumnya, Waryono diberi amanah sebagai Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ditjen Pendidikan Islam, Kemenag.

Menurut Waryono, dalam pengelolaan zakat harus terdapat pemetaan muzaki potensial dan para mustahik. Hal ini penting agar penyaluran zakat lebih optimal dan proposional.

"Kita harus memiliki pemetaan muzaki potensial dan pemetaan mustahik, lokasi dan wilayah ini menjadi panduan tata kelola zakat," terang Waryono saat menerima kunjungan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) di kantornya, Jakarta, Senin (21/08/2023).

Hadir, Direktur Utama Laznas IZI Wildhan Dewayana, Direktur Pendayagunaan Pendistribusian Zakat, Aan Suherlan, Direktur Edukasi dan Kemitraan Zakat, Deddy Fenalosa. Turut hadir juga Direktur Akademizi, Nana Sudiana, Direktur Wakaf, Mochamad Yusuf, serta Dewan Pengawas Syariah Laznas IZI, Dr. Oni Sahroni, M.A., dan Dr. Agus Setiawan, MA.

Waryono mencontohkan LAZ IZI yang sudah memiliki cabang di 16 provinsi. Menurutnya, setiap cabang juga harus jelas pembagian peta pengumpulan dan penyalurannya. "Ini penting sehingga proporsional," ujarnya.

Selain pemetaan, Waryono juga menargetkan digitalisasi capaian atas kinerja zakat dan wakaf. Proses digitalisasi ini akan dihadirkan dalam bentuk Big Data.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.