Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026

Warga Solo Lampiaskan Rindu Tonton Kirab Budaya Akulturasi "Gerebeg Sudiro"

ED
Senin, 16 Januari 2023 | 04:10 WIB
Bagikan
Warga Solo Lampiaskan Rindu Tonton Kirab Budaya Akulturasi "Gerebeg Sudiro"

VISI.NEWS | SOLO - Warga multietnis yang bermukim di Kelurahan Sudiroprajan, Kota Solo, seminggu menjelang puncak tahun baru Imlek 2574 tahun 2023 yang jatuh pada tanggal 22 Februari 2023, menggelar hajatan tahunan Kirab Budaya "Gerebeg Sudiro".

Hajatan akbar yang populer dengan sebutan "Gerebeg Sudiro" itu, merupakan kegiatan budaya akulturasi yang dari etnis Jawa dan Tionghoa warga Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Solo, dalam memeriahkan tahun baru Imlek yang dirayakan etnis Tionghoa.

Kedua etnis yang sudah menyatu di perkampungan Sudiroprajan lebih dari dua abad sejak Keraton Surakarta, khususnya warga Kampung Balong di arah timur Pasar Gede Hardjonagoro, setiap tahun menggelar prosesi yang merupakan rangkaian "Gerebeg Sudiro".

Puncak Kirab Budaya "Gerebeg Sudiro" 2023 digelar Minggu (15/1/2023) petang, yang diawali dari kawasan Tugu Jam depan Pasar Gede. Kirab yang menjadi tradisi warga kampung Sudiroprajan itu, berupa arak-arakan gunungan kue keranjang dan aneka penganan karya masyarakat Sudiroprajan, dengan rute mengelilingi wilayah Kelurahan Sudiroprajan.

Sejarah pagelaran "Gerebeg Sudiro" sendiri, menurut Lurah Sudiroprajan, digagas 3 orang warga Kampung Sudiroprajan, yaitu Oei Beng Kie, Sarjono Lelono Putro dan Kamajaya, digelar perdana pada menjelang tahun baru Imlek 2007.

Dalam perkembangannya saat ini, "Gerebeg Sudiro" mendapat dukungan 6 perkumpulan etnis Tionghoa Kota Solo, yakni Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS), Himpunan Fuqing, Ho Hap, Perhakhas, Perwagas, dan Makin.

Ketua Panitia "Gerebeg Sudiro" 2023, Arga Dwi Setyawan, melaporkan Gerebeg Sudiro 2023 ini mengusung tema "Merajut Harmoni dalam Kebhinekaan". Rangkaian kegiatannya, selain Kirab Budaya "Gerebeg Sudiro" juga diadakan doa bersama "Umbul Mantram" di lokasi yang disebut Bok Teko.

"Gerebeg Sudiro yang pada masa pandemi dihentikan, tahun 2023 ini digelar kembali untuk merajut kebersamaan warga Kelurahan Sudiroprajan," katanya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.