Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

VISI | Zubair bin Awwam: Pengusaha Real Estate dan Investor Cerdas

ED
Jumat, 24 April 2026 | 04:57 WIB
Bagikan
VISI | Zubair bin Awwam: Pengusaha Real Estate dan Investor Cerdas

Pondok Modern Gontor yang didirikan pada 1926 adalah contoh cemerlang. Sejak awal, para pendiri Gontor memiliki visi jangka panjang: membeli tanah sebanyak mungkin untuk pengembangan pesantren di masa depan. Kini, Gontor memiliki lahan yang sangat luas—tidak hanya di Ponorogo, tetapi juga cabang-cabang di berbagai daerah.

Tanah-tanah ini tidak didiamkan begitu saja. Sebagian digunakan untuk bangunan pendidikan, sebagian untuk asrama, dan sebagian lagi untuk unit usaha produktif seperti sawah, perkebunan, dan peternakan. Hasil dari unit usaha ini digunakan untuk subsidi pendidikan sehingga biaya santri bisa ditekan.

Pesantren Sidogiri: Dari Tanah Wakaf Menjadi Properti Produktif

Pesantren Sidogiri di Pasuruan juga sangat cerdas dalam mengelola aset properti. Tanah-tanah wakaf yang dimiliki tidak hanya digunakan untuk masjid dan madrasah, tetapi juga dikembangkan menjadi minimarket, pabrik, dan unit usaha lainnya. Hasilnya, Kopontren Sidogiri mandiri secara finansial dan bahkan menolak bantuan pemerintah. Mereka membuktikan bahwa tanah wakaf bisa produktif dan menghasilkan income berkelanjutan untuk operasional pesantren.

Pesantren Al-Ittifaq: Tanah Pertanian Menjadi Emas Hijau

Di Ciwidey, Jawa Barat, Pesantren Al-Ittifaq mengubah tanah-tanah yang dulunya kurang produktif menjadi lahan pertanian hortikultura yang menghasilkan. Mereka menanam sayuran dataran tinggi yang dijual ke supermarket nasional. Tanah yang dulunya tidak bernilai, kini menjadi sumber pendapatan utama pesantren.

Tren Investasi Properti Pesantren 2025-2026

Di tahun 2025-2026, tren investasi properti di Indonesia sangat positif. Sektor hunian masih menjadi pendorong utama pertumbuhan properti nasional. Investasi properti di 2025 menawarkan potensi keuntungan tinggi karena tren pasar yang terus tumbuh, terutama di sektor properti di kota besar.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.