VISI | Utsman bin Affan: Konglomerat Dermawan, Beli Surga dengan Hartanya

ED
Rabu, 11 Maret 2026 | 16:41 WIB
Bagikan
VISI | Utsman bin Affan: Konglomerat Dermawan, Beli Surga dengan Hartanya

Prinsip Utsman bin Affan—menggunakan harta untuk kemaslahatan umat melalui wakaf produktif—kini dipraktikkan dengan sangat baik oleh pesantren-pesantren di Indonesia. Mereka tidak hanya menerima wakaf, tetapi mengelolanya secara profesional layaknya korporasi modern.

Pesantren Daarut Tauhiid: Ekosistem Wakaf Produktif Terpadu

Pondok Pesantren Daarut Tauhiid melalui lembaga Wakaf DT telah membuktikan bahwa aset pemberian umat dapat dikelola secara profesional dengan tujuan akhir untuk kemaslahatan sosial. Beberapa sektor wakaf produktif yang sukses di Daarut Tauhiid meliputi:

  1. Pertanian dan Peternakan: DT mengelola ekosistem pangan dari hulu ke hilir dengan peternakan ayam (menyuplai kebutuhan protein masyarakat sekaligus sarana edukasi agribisnis), peternakan kambing dan domba (fokus pada penyediaan hewan kurban dan aqiqah berkualitas), dan pertanian (pengelolaan lahan produktif untuk berbagai komoditas pangan).
  2. Kuliner: Kehadiran lini bisnis kuliner DT kini tersebar di berbagai kota dalam bentuk pujasera (food court) yang menjadi wadah bagi UMKM untuk berkembang di bawah naungan manajemen wakaf.
  3. Wisata Halal: Sinergi Foundation (bagian dari ekosistem DT) mengelola wisata halal Teras Lembang di mana masyarakat bisa berwisata, berkebun anggrek, memanah dan berkuda, hingga pesantren lansia di Masjid Daarul Aulia.

Semua hasil dari bisnis wakaf produktif ini digunakan untuk: biaya operasional infrastruktur pesantren, bantuan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat dhuafa, serta program dakwah berkelanjutan. "Wakaf produktif adalah tentang bagaimana kita memastikan aset umat tidak berhenti menjadi bangunan saja, tapi menjadi 'pabrik pahala' yang terus mengalirkan manfaat finansial bagi dakwah," pungkas perwakilan manajemen Wakaf DT.

Pondok Pesantren Trubus Iman Paser: Sentra Agroindustri Terpadu

Pondok Pesantren Trubus Iman di Paser, Kalimantan Timur, adalah contoh lain keberhasilan wakaf produktif. Dari total 375 hektare lahan wakaf, kawasan ini berkembang menjadi sentra agroindustri terpadu dengan 36 unit usaha di sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga hilirisasi pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.