VISI | Umar bin Khattab: Dari Pedagang Gandum Jadi Pemimpin Adil
Indonesia melalui kerjasama Kemenag dan Kemenkop sedang memperkuat koperasi pesantren sebagai basis ekonomi kerakyatan yang adil—sebuah langkah strategis menuju Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
Maka, bagi kita yang berbisnis, ingatlah Umar bin Khattab. Pedagang gandum yang jujur dan tegas, yang ketika menjadi pemimpin membangun sistem ekonomi paling adil sepanjang sejarah. Jangan monopoli, jangan menimbun untuk menaikkan harga, dan jangan zalimi siapapun dalam transaksi. Karena pada akhirnya, keadilan adalah fondasi bisnis yang berkelanjutan dan penuh berkah.
Seperti kata Umar bin Khattab, "Sampai kapan kalian memperbudak manusia, padahal mereka dilahirkan oleh ibu-ibu mereka dalam keadaan merdeka?" Pertanyaan ini tidak hanya untuk gubernur zalim, tetapi juga untuk setiap pengusaha yang memonopoli pasar, menimbun barang, dan mengeksploitasi konsumen atau supplier. Bisnis yang adil adalah bisnis yang memerdekakan semua pihak, bukan memperbudak mereka.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!