VISI | Penilaian Subjektif dan Objektif
Kenapa ada orang bicara,” Jika menilai seseorang harus objektif jangan subjektif”. Pada umumnya penilaian yang subjektif sering kali dianggap negatif karena rentan terhadap bias pribadi, perasaan, atau prasangka. Karena tidak suka akhirnya menilai seseorang menjadi tidak adil. Di dalam Islam diajarkan untuk tidak subjektif, seperti terdapat dalam Al-Quran,”Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS.All-Maidah : 8 ).
Penilaian subjektif sebenarnya bisa menjadi alat ukur penilaian seseorang pada lainnya, jika dilandasi oleh hati yang bersih, tulus tanpa vested interest, jika tidak, maka cenderung mengarah ke fitnah dan ghibah yang tentu saja ini jadi dosa.
Wallahu’alam.***
Berita Terkait
Komentar (1)
Tulis Komentar
Suci
2 months agoSangat setuju dengan informasi tersebut👍🙏