Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

VISI | Noel, From Zero to Zero

ED
Jumat, 22 Agustus 2025 | 08:08 WIB
Bagikan
VISI | Noel, From Zero to Zero

Oleh Aep S Abdullah

KALAU ada tokoh politik yang bisa jadi bahan stand-up comedy politik, namanya Immanuel Ebenezer alias Noel. Dari dulu orang mengenalnya sebagai aktivis jalanan, dengan gaya orasi bakar-bakar semangat mahasiswa. Tapi siapa sangka, jalan hidupnya berputar seperti roda judi online: kadang naik, kadang turun, dan kini, jatuhnya benar-benar menyakitkan—dari nol, ke atas, lalu kembali ke nol.

Perjalanan Noel penuh paradoks. Ia pernah berdiri gagah di barisan relawan Jokowi, jadi “suara lantang” melawan oligarki, tapi begitu dekat kekuasaan, justru ikut menenggak manisnya. Dari relawan ia masuk lingkaran komisaris BUMN, lalu nyebrang jadi timses Prabowo, dan sukses duduk di kursi empuk Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Sebuah lompatan karier yang tidak mungkin terjadi kalau semata-mata mengandalkan CV.

Namun, Kamis malam (21/8/2025), KPK menggelar OTT yang menyeret nama Noel. Penyidik menangkapnya bersama 14 orang lain dalam kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ironisnya, sertifikat yang harusnya menjaga nyawa pekerja, justru dijadikan mesin uang.

KPK menyebut ada puluhan miliar rupiah aliran dana dari perusahaan yang “dipaksa” mengurus sertifikat K3. Dalam operasi itu, penyidik bahkan menyita 19 kendaraan termasuk yang tergolong mewah—dari mobil sport hingga motor gede—yang disebut-sebut terkait dengan para tersangka. “Benar, kasus ini terkait sertifikasi K3. Ada dugaan pemerasan dan gratifikasi,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.

Sialnya, Noel tidak hanya berhadapan dengan jeratan pasal suap dan gratifikasi, tapi juga pasal pemerasan. Jika terbukti, ancaman maksimalnya 20 tahun penjara. Tak tanggung-tanggung, harta-harta yang sempat muncul di media sosial juga disita KPK. Dari nol, kaya raya, lalu kini kembali ke nol.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Bambang Heryanto, berkomentar tajam: “Kasus Noel ini adalah cermin banalitas kekuasaan. Aktivis yang dulu teriak moralitas, begitu dekat dengan kursi kekuasaan, lupa asal-usulnya. Relawan politik seringkali hanya menukar idealisme dengan akses rente.”

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.