Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

VISI | Nakal itu Asyik

ED
Jumat, 24 Oktober 2025 | 04:46 WIB
Bagikan
VISI | Nakal itu Asyik

Anak yang “nakal” karena berani mempertanyakan sesuatu, sebenarnya sedang belajar berpikir kritis. Anak yang “melanggar” karena ingin mencoba cara baru, sedang belajar berinovasi. Anak yang “berdebat” dengan gurunya, sedang belajar komunikasi dan argumentasi.

Sayangnya, masih banyak guru atau lembaga pendidikan yang alergi terhadap kenakalan semacam ini. Akibatnya, sekolah menjadi tempat membungkam, bukan ruang tumbuh. Padahal, justru dari ruang-ruang “nakal” itulah kreativitas bermula.

Bagaimana cara menumbuhkan kenakalan yang sehat di sekolah maupun kampus? Pertama, dengan memberikan kepercayaan. Guru dan dosen perlu memberi ruang bagi siswa atau mahasiswa untuk mengambil keputusan, mencoba hal baru, bahkan melakukan kesalahan.

Kedua, memberi teladan tanggung jawab. Nakal tanpa tanggung jawab hanya akan menimbulkan kekacauan. Tapi nakal yang diikuti dengan keberanian mengakui kesalahan akan melatih kedewasaan moral.

Ketiga, membangun komunikasi yang terbuka. Jika peserta didik berani bicara jujur tanpa takut dihukum, maka setiap kenakalan bisa menjadi bahan pembelajaran bersama, bukan sekadar pelanggaran.

Keempat, menjadikan guru sebagai sahabat belajar. Ketika hubungan guru-siswa terjalin hangat, kenakalan justru menjadi tanda tumbuhnya rasa percaya, bukan bentuk perlawanan.

Ketika perkuliahan hari itu berakhir, seorang mahasiswa mendekati penulis dan berkata,

“Pak, ternyata benar ya, nakal itu asyik. Tapi yang lebih asyik lagi, ternyata dari nakal kita bisa belajar jadi manusia yang lebih dewasa.”

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.