Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 SMA Taruna Nusantara Buka Rekrutmen P3 2026, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 SMA Taruna Nusantara Buka Rekrutmen P3 2026, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

VISI | Nakal itu Asyik

ED
Jumat, 24 Oktober 2025 | 04:46 WIB
Bagikan
VISI | Nakal itu Asyik

Oleh Drajat

BELUM lama ini, penulis mendapat kehormatan menjadi dosen tamu di sebuah perguruan tinggi bergengsi di Bandung. Undangan itu membuat penulis antusias bukan main. Setelah puluhan tahun menjadi guru di sekolah menengah, rasanya menyenangkan bisa berbagi pengalaman langsung di hadapan para mahasiswa calon pendidik.

Namun yang membuat suasana kuliah hari itu benar-benar hidup adalah kalimat pembuka dari dosen utama, seorang profesor senior yang terkenal dengan gagasan-gagasan nyentriknya. Dengan senyum ringan, beliau berkata,

“Mari kita mulai perkuliahan hari ini dengan satu kalimat: Nakal itu asyik!”

Sontak ruangan yang semula hening mendadak bergemuruh oleh tawa dan tepuk tangan mahasiswa. Kalimat itu seolah memantik semangat semua yang hadir, termasuk penulis.

Ya, nakal itu asyik. Tapi tentu bukan “nakal” dalam arti negatif — bukan nakal yang merugikan, melawan, atau membangkang tanpa arah. Nakal yang penulis maksud adalah nakal yang bertanggung jawab, sebuah kenakalan yang justru menumbuhkan kreativitas, keberanian, dan kedewasaan berpikir.

Sebagai guru yang telah puluhan tahun bergelut di dunia pendidikan, penulis sering menjumpai peserta didik yang dikenal “nakal”. Mereka tidak mudah diatur, sering berdebat, kadang melanggar batas, dan membuat guru kesal. Tapi seiring waktu, penulis menyadari bahwa dari kelompok inilah sering lahir anak-anak yang paling kreatif, berani, dan berjiwa pemimpin.

Suatu hari, penulis “menantang” para pengurus OSIS — siswa-siswa yang dikenal paling tertib, pintar, dan hampir tanpa cela. Tantangannya sederhana: pada upacara bendera berikutnya, jangan pakai topi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.