VISI | Menanam "Benih" Uang

ED
Selasa, 24 Oktober 2023 | 07:21 WIB
Bagikan
VISI | Menanam "Benih" Uang

Di rumah makan itu, saya melihat lauk pauknya cukup komplit. Makanannya hangat dan beragam. Pemilik rumah makannya juga ramah. Bahkan, sebagai pengunjung baru, ia menawarkan cemilan dan pisang gratis ke meja tempat kami makan. Kami merasa sangat diperhatikan.

Seusai makan, saat kami membayar ke kasir bisa saja ia mengenakan harga yang cukup mahal. "Toh kami orang asing, yang tidak mungkin lewat jalan ini lagi. Mengapa repot-repot harus memberikan pelayanan ekstra? Kami cuma kebetulan lewat".

Pemilik rumah makan dan para pelayan di sana tidak berpikir demikian. Mereka mendahulukan pelayanan dan itulah sebabnya mereka begitu sibuk melayani pelanggan sementara rumah makan lainnya sepi pengunjung.

Perbedaannya di pelayanan, dan jelas bahwa pelayanan yang baik akan mendatangkan uang. Pemilik rumah makan dan para pelayan di sana telah menanamkan benih uang dan memeliharanya dengan baik dan telaten.

Benih uang adalah pelayanan. Maka "mengutamakan pelayanan" merupakan sikap yang akan mendatangkan kekayaan. Utamakan pelayanan lebih dahulu, maka uang akan datang dengan sendirinya.

Sikap "baiknya" itu membuat saya dan keluarga selalu mengingatnya. Sehingga, setiap kali perjalanan ke arah Indramayu atau Cirebon, kami akan selalu berusaha untuk makan siang di sana. ***

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.