VISI | Kiprah NU dalam Menumpas G30S/PKI
Ketika peristiwa berdarah G30S/PKI meletus, kekuatan NU terbilang sangat solid. Hampir seluruh ulama NU di seluruh Indonesia menjadi rujukan dan legitimasi bagi penumpasan antek- antek PKI, termasuk K.H. R. As'ad.
Menurut keterangan saksi hidup di Situbondo, peran K.H. R. As'ad saat itu sangat menentukan. Hampir semua gerakan penumpasan baik oleh ABRI maupun gerakan anti-PKI, terlebih dahulu mendapat konfirmasi beliau. Tokoh NU ini mengutuk keras PKI yang selalu menjadi biang kerok pemberontakan.
"Semua ini ulah PKI. PBNU harus mendesak pemerintahan agar membubarkan PKI," kata K.H. R. As'ad, seperti dikutip dari buku tersebut.
C. Cara NU Mengidentifikasi Dalang Pemberontakan PKI
Pemberontakan PKI dalam rentang 1948-1965 merupakan peristiwa tragis bagi bangsa Indonesia. Selain menyebabkan banyak nyawa rakyat tak bersalah melayang, tetapi juga menjadi catatan hitam bagi demokrasi yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan.
Berikut adalah beberapa cara yang digunakan oleh NU dalam proses identifikasi ini:
1. Pengumpulan Informasi dan Intelijen
Melalui jaringan anggotanya yang luas, termasuk di desa- desa dan komunitas lokal, NU mampu mengumpulkan informasi tentang aktivitas dan keberadaan anggota PKI. Anggota NU sering kali memiliki akses langsung ke informasi dari masyarakat yang mempercayai mereka, memungkinkan pengumpulan data mendetail tentang siapa saja yang terlibat dalam kegiatan PKI.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!