VISI | Kiprah NU dalam Menumpas G30S/PKI

ED
Senin, 30 September 2024 | 15:07 WIB
Bagikan
VISI | Kiprah NU dalam Menumpas G30S/PKI

Oleh Miftahussalam

KETERLIBATAN Nahdlatul Ulama (NU) dalam pusaran politik pasca-kemerdekaan tidaklah mudah. Hal ini disebabkan adanya pengkhianatan yang dilakukan oleh kelompok Islam konservatif maupun dari komunisme yang terwujud dalam bentuk Partai Komunis Indonesia (PKI).

NU berpandangan bahwa pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara harus diiringi dengan nilai-nilai agama. Ormas Islam ini tidak merekomendasikan sama sekali negara berdasarkan · formalisme agama. Oleh karena itu, meskipun masuk dalam golongan atau faksi Islam dalam sidang Majelis Konstituante, NU sepakat Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara dengan dijiwai Piagam Jakarta.

Ketentuan menjalankan syariat Islam seperti tertuang dalam Piagam Jakarta cukup hanya menjiwai dasar negara, bukan sebagai dasar negara itu sendiri. Oleh karena itu, kehidupan berbangsa dan bernegara tetap dijiwai oleh nilai-nilai agama Islam dan spiritualitas secara umum

Pada rentang 1957-1959, Majelis Konstituante memang sedang membahas rancangan dasar negara. Saat itu PKI masuk dalam faksi Pancasila. Namun, dasar negara Pancasila yang PKI perjuangkan hanya merupakan kedok politik semata kareba yang diperjuangkan justru materialisme historis yang ateis.

K.H. Saifuddin Zuhri dalam bukunya bertajuk "Berangkat dari Pesantren" (LKIS, 2013) mengungkapkan bahwa Ketuhanan Maha Esa yang termaktub dalam sila pertama dalam Pancasila yang ingin diubah menjadi "Kemerdekaan Beragama" oleh PKI, padahal hal tersebut merupakan esensi dasar demokrasi Pancasila.

Pemerintah Indonesia menganjurkan setiap warga negara memeluk agama dan menjalankannya berdasar keyakinan masing- masing. Upaya penjajahan dalam bentuk lain yang dilakukan PKI, pertama bisa dilihat dari usaha penetrasi ideologi komunis.

Kedua, PKI melakukan pemberontakan fisik. Upaya yang dilakukan PKI menelan banyak nyawa, termasuk dari kalangan NU yang sejak awal berjuang melawan ideologi komunis. NU melakukan perlawanan terhadap PKI di medan politik dan di lapangan selama kurun waktu 17 tahun.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.