VISI | Era AI: Kepercayaan Jadi Modal Utama Berita
Perubahan preferensi audiens
Terlepas dari tingkat kenyamanan terhadap penggunaan AI dalam produksi berita, AI generatif semakin populer—terutama di kalangan audiens muda—sebagai sarana memperoleh berita. Ketika ditanya tentang konten berita daring yang dipersonalisasi, sekitar sepertiga responden menunjukkan minat untuk menerima versi ringkasan berita, diikuti oleh rekomendasi berita atau notifikasi berdasarkan minat mereka.
Secara umum, kenyamanan dan relevansi menjadi pendorong utama ketertarikan terhadap personalisasi berita berbasis AI. Kelompok usia muda cenderung lebih tertarik menggunakan AI untuk mempersonalisasi berita. Mereka juga mengekspresikan keinginan yang lebih kuat agar AI membantu membuat berita lebih mudah dipahami. Responden berusia di bawah 35 tahun hampir tiga kali lebih mungkin menyatakan minat pada artikel berita dengan tingkat bahasa yang dapat disesuaikan (24 persen dibandingkan 9 persen).
Gambar 2: Minat terhadap Personalisasi Berita Berdasarkan Usia (%)
Masa depan adopsi AI dalam jurnalisme kemungkinan besar ditentukan oleh kemampuan menyeimbangkan manfaat dan risiko dari kemajuan teknologi, sekaligus meningkatkan kenyamanan, kepercayaan, dan literasi berita di kalangan audiens.***
- Profesor Sora Park adalah Direktur News and Media Research Centre di University of Canberra.
- Dr TJ Thomson adalah dosen senior dan penerima hibah Australian Research Council DECRA Fellow di RMIT University, serta salah satu pimpinan News, Technology, and Society Network.
- Artikel ini pertama kali diterbitkan oleh 360info™ di bawah lisensi Creative Commons.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!