VISI | Era AI: Kepercayaan Jadi Modal Utama Berita
Dalam Digital News Report: Australia tahun ini, kami menanyakan kepada responden bagaimana pandangan mereka terhadap berita yang sebagian besar diproduksi oleh AI dibandingkan dengan berita yang sepenuhnya dibuat oleh jurnalis manusia. Secara keseluruhan, hampir setengah responden (47 persen) menilai berita berbasis AI lebih murah untuk diproduksi, dan sepertiga responden (33 persen) menganggapnya lebih mutakhir. Namun, banyak pula yang menilai berita AI kurang dapat dipercaya (43 persen), kurang akurat (38 persen), dan kurang transparan (37 persen) dibandingkan berita yang diproduksi oleh manusia.
Kami juga mewawancarai puluhan anggota audiens untuk memahami pengalaman dan reaksi mereka terhadap AI secara lebih mendalam. Selain kekhawatiran terhadap akurasi informasi AI, audiens berita juga mencemaskan persoalan bias algoritmik.
Salah satu partisipan mengatakan, “Sebagai manusia, setiap orang memiliki bias, dan kita berusaha sebaik mungkin untuk mengendalikannya. Namun, sesuatu seperti AI justru akan memperbesar bias tersebut, tergantung pada bagaimana pertanyaan diajukan.”
Gambar 1: Persepsi terhadap Berita AI (%)
AI menambahkan lapisan ketidakpastian baru bagi audiens berita yang sebelumnya sudah merasa kewalahan oleh derasnya arus misinformasi dan keterbatasan kemampuan mereka untuk membedakan berita berkualitas.
Seorang partisipan menyampaikan, “Saya pikir di situlah sebagian masalahnya. Saya tidak tahu di mana AI digunakan. Saya juga tidak bisa memastikan apakah saya pernah melihat artikel yang dihasilkan AI, karena saya tidak bisa membedakan mana yang ditulis manusia dan mana yang ditulis oleh AI.”
Dalam ekosistem informasi yang dimediasi oleh AI, kecuali organisasi berita melakukan perubahan mendasar terhadap cara mereka menjalankan bisnis, mereka akan kehilangan nilai di mata audiens. Sebuah artikel tunggal tidak lagi bernilai ketika AI menggabungkannya dengan ratusan berita sah lainnya untuk menciptakan konten yang dipersonalisasi bagi konsumen.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!