VISI | AI Bisa Jadi Alat Bantu Mereka yang Tertindas
Oleh Shafiullah Anis dan Juliana French (360info)
- Monash University Malaysia
PERDEBATAN seputar dampak AI sering kali mirip dengan film distopia – kehilangan pekerjaan, pelanggaran privasi, dan diambil alih oleh mesin super cerdas. Namun di tengah kekhawatiran ini, ada satu suara penting yang hilang: suara komunitas yang terpinggirkan.
Komunitas-komunitas ini, yang menghadapi penindasan sistemik dan terbatasnya akses terhadap sumber daya, jarang menjadi bagian dari perbincangan. Merekalah yang akan mendapatkan manfaat terbesar dari pengembangan AI yang bertanggung jawab.
AI Sebagai Penyamarataan
AI sebenarnya dapat memberdayakan kelompok marginal dengan menawarkan alat dan peluang yang mampu mengatasi hambatan tradisional. Marginalisasi karena agama, kasta, kelas, gender dan seksualitas, tidak dapat diselesaikan melalui techno-solutionalism AI, yaitu keyakinan bahwa teknologi dapat memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan sosial, politik, dan ekonomi.
Namun, salah satu penerima manfaat paling signifikan dari teknologi AI adalah kelompok yang terpinggirkan, terutama mereka yang tidak memiliki modal budaya, hak istimewa, akses, dan sumber daya. Keunggulan AI adalah kemampuannya untuk mendemokratisasikan akses terhadap informasi dan sumber daya. Misalnya, alat penerjemahan yang didukung AI dapat membantu non-penutur asli berkomunikasi secara efektif, menghilangkan hambatan bahasa yang sering kali menjadi penanda hak istimewa.
Platform pendidikan berbasis AI juga dapat menawarkan pengalaman belajar yang dipersonalisasi, memenuhi kebutuhan pelajar generasi pertama dan mereka yang berasal dari latar belakang kurang mampu. Teknologi AI dapat memberdayakan individu-individu ini dengan mendemokratisasi akses terhadap informasi, bimbingan, dan layanan penting, menantang status quo hak istimewa dan inklusi.
Memberdayakan Penyandang Disabilitas
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!