UPDATE GEMPA CIANJUR | Korban Tewas Jadi 323 Jiwa, 9 Orang Masih Hilang
"Komando penanganan darurat resmi diestafetkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur. Meski belum sepenuhnya (komando diberikan) karena kami masih membutuhkan pendampingan dari BNPB, Basarnas, BMKG, dan pihak terkait lainnya," ujar Bupati Kabupatan Cianjur, Herman Suherman dalam Konferensi Pers Update Penanganan Gempa Kabupaten Cianjur, Senin (28/11), dilansir dari laman resmi BNPB.
Surat Keputusan struktur organisasi terkait kepemimpinan tersebut sudah ditandangani hari ini (kemarin, red.).
Herman juga mengatakan aktivitas kegempaan di Kabupaten Cianjur sudah mulai berkurang.
"Saya sudah menerima surat dari BMKG yang merilis aktivitas kegempaan di Kabupaten Cianjur sudah berkurang. Masyarakat kami imbau untuk kembali ke rumah masing-masing dengan catatan rumahnya tidak terdapat kerusakan struktur," jelas Suherman.
Dirinya juga mengimbau warga yang akan kembali ke rumah agar menata kembali barang-barang dan perabotan di rumah untuk disusun sedemikian mungkin agar tidak menghalangi jalur evakuasi apabila terjadi gempa susulan.
"Insyaallah kami akan segera menindaklanjuti surat dari BMKG kepada camat dan kepala desa untuk diteruskan kepada para RT/RW untuk kiranya mulai besok masyarakat sudah bisa kembali kerumah sehingga kegiatan ekonomi bisa kembai berjalan," jelas Herman.
Sementara untuk lahan relokasi, terdapat penambahan 2 lahan untuk pembangunan hunian.
"Sebelumnya sudah disampikan relokasi di Desa Sirnagalih seluas 2,5 hektare. Alhamdulillah ada penambahan dua lokasi, jadi lokasi kedua di Kec. Mande 4 hektare. Di Kecamatan Pacet tepatnya di Cimpedawa dengan luas 10 hektare," tambahnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!