Korban Tewas Gempa Suriah Dekati Angka 3.400 Jiwa, Bantuan Internasional Terus Mengalir
VISI.NEWS | SURIAH - Hampir 3.400 nyawa kini telah tewas di Suriah setelah gempa bumi dahsyat pada Senin (6/2) yang juga menimpa negara tetangganya, Turki.
Angka-angka tersebut dikumpulkan dari media pemerintah Suriah dan Pertahanan Sipil Suriah, sebuah layanan penyelamatan yang beroperasi di barat laut yang dikuasai oposisi.
Pertahanan Sipil Suriah, lebih dikenal sebagai Helm Putih, Jumat mengumumkan bahwa jumlah korban tewas di Suriah barat laut telah meningkat menjadi 2.037, dengan hampir 3.000 orang cedera.
"Operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut di tengah kondisi yang sangat sulit, bekerja di bawah reruntuhan bangunan yang hancur lebih dari 100 jam setelah gempa," kata organisasi itu di akun Twitternya.
Sementara itu, jumlah korban tewas di wilayah yang dikuasai rezim Suriah akibat gempa naik menjadi 1.347 dan korban luka menjadi 2.295, menurut kantor berita milik pemerintah SANA.
Di Suriah barat laut, truk bantuan PBB pertama sejak gempa memasuki daerah yang dikuasai oposisi dari Turki tiba Kamis, menggarisbawahi kesulitan mendapatkan bantuan untuk orang-orang di sana.
Sementara itu, pemimpin Suriah Bashar Assad muncul di hadapan publik pertamanya pada hari Jumat di daerah yang dilanda gempa di negara itu sejak bencana tersebut.
Assad dan istrinya, Asmaa, mengunjungi pasien yang terluka di Rumah Sakit Universitas Aleppo, kata media pemerintah Suriah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!