Tujuh Tentara AS Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan USS Lincoln
Awak militer AS di kapal induk USS Abraham Linclon ribut hingga tewas./visi.news/AFP
Kapal tersebut juga telah berada di lautan selama 208 hari berturut-turut. Masa tersebut disebut menjadi periode pengerahan tanpa henti terlama bagi kapal induk AS di era modern. USS Abraham Lincoln hanya sempat singgah di Oman pada Juli lalu.
Laporan mengenai bentrokan mematikan tersebut muncul ketika perhatian terhadap kondisi kehidupan dan kerja sekitar 5.000 pelaut dan Marinir AS di kapal induk itu meningkat.
Keluarga personel militer AS sebelumnya menyampaikan kekhawatiran terkait kelelahan, kesehatan mental, serta dampak pengerahan berkepanjangan terhadap kemampuan personel dalam menjalankan tugas secara aman.
Dalam sebuah pertemuan di San Diego, AS, pekan lalu, sekitar 200 kerabat personel militer AS disebut mengkonfrontasi Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Angkatan Laut AS Hung Cao. Mereka mempertanyakan kondisi di dalam kapal induk tersebut serta belum adanya kepastian mengenai tanggal kepulangan para awak kapal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!