Tragis, Kakak Beradik Terseret Ombak Pantai Payangan Jember
Ilustrasi./visi.news/iStock.
VISI.NEWS | JEMBER - Liburan keluarga yang awalnya diharapkan menjadi momen kebersamaan berubah menjadi tragedi di Pantai Seruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember. Dua kakak beradik, Barokatul Hidayat (28) dan Rifky (22), terseret ombak saat berwisata pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Peristiwa bermula ketika Barokatul dan Rifky yang sehari hari bekerja di Sukawati, Bali, pulang ke kampung halaman di Desa Suci, Kecamatan Panti, Jember, untuk menyambut Idul Adha. Setelah beberapa hari berkumpul bersama keluarga, Barokatul mengajak keluarganya berlibur ke Pantai Payangan.
Mereka berangkat menggunakan dua sepeda motor bersama istri Barokatul, anak mereka yang masih berusia enam tahun, serta ayah korban. Sesampainya di lokasi, sebagian anggota keluarga memutuskan bermain air di laut. Sementara itu, Musrihatul Hasanah, istri Barokatul, memilih menemani anaknya di tepi pantai.
Menurut keterangan keluarga, Barokatul dan Rifky berenang hingga kedalaman sekitar setinggi perut orang dewasa. Namun situasi berubah ketika ombak besar tiba tiba datang dan menyeret Rifky ke tengah laut.
Melihat adiknya dalam bahaya, Barokatul berusaha memberikan pertolongan. Ia memeluk Rifky dan mencoba menyelamatkannya dari terjangan arus. Sayangnya, gelombang laut selatan yang dikenal kuat justru menyeret keduanya ke arah gugusan karang hingga akhirnya hilang dari pandangan keluarga.
Musrihatul yang menyaksikan langsung kejadian tersebut sempat berusaha berlari ke laut untuk menolong suaminya. Namun warga sekitar segera mencegah tindakan itu demi menghindari bertambahnya korban.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian sejak hari pertama kejadian. Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, nelayan, hingga masyarakat setempat. Penyisiran dilakukan melalui jalur laut, darat, dan pemantauan udara menggunakan drone.
Setelah tiga hari pencarian, Tim SAR akhirnya menemukan satu korban pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 05.30 WIB. Korban ditemukan mengapung sekitar 1,21 kilometer dari titik awal kejadian.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!