TPSS Gedebage Perkuat Komposting, Mesin Rotary Kembali Diaktifkan

ED
PN
Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:03 WIB
Bagikan
TPSS Gedebage Perkuat Komposting, Mesin Rotary Kembali Diaktifkan

Saat ini, metode open windrow menjadi salah satu metode utama pengomposan di TPSS Gedebage. Sistem tersebut dinilai efektif untuk menangani sampah organik dalam jumlah besar karena prosesnya dapat dilakukan dengan menumpuk material organik dalam area pengolahan dan mengatur proses pembusukan secara bertahap.

Dalam kondisi normal, TPSS Gedebage mampu mengolah sekitar satu hingga dua ton sampah organik per hari melalui proses komposting. Kapasitas tersebut bergantung pada jumlah dan karakteristik sampah yang masuk.

Namun, pengelola masih menghadapi pekerjaan besar karena volume material organik yang harus ditangani sempat mencapai sekitar 150 meter kubik.

Untuk meningkatkan kemampuan pengolahan, TPSS Gedebage memiliki lima unit mesin rotary komposter. Mesin tersebut sebelumnya belum dapat digunakan secara optimal karena menghadapi persoalan pada bagian pondasi.

Nandang menjelaskan, ketika mesin diberikan beban, bagian bawah tempat mesin berada mengalami amblas. Kondisi tersebut membuat posisi dudukan mesin berubah sehingga pengoperasian tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Kini persoalan tersebut telah ditangani melalui perbaikan fasilitas oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Lantai dan pondasi diperkuat serta dilakukan pembetonan agar mampu menopang beban mesin.

Setelah proses serah terima fasilitas selesai, pengelola berencana mengoperasikan kembali mesin rotary tersebut.

“Kalau sudah serah terima, mungkin saya akan fungsikan. Apa yang sudah dibeli pemerintah saya jalankan sesuai dengan fungsinya,” ujar Nandang.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.