TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik
Presiden dan CEO TP Asia Pasifik Dave Rizzo mengatakan inovasi dan pertumbuhan kini tidak lagi dapat dipisahkan dalam mengukur keberhasilan perusahaan.
Menurutnya, transformasi digital telah memasuki fase baru, di mana perusahaan tidak lagi sekadar melakukan uji coba AI, tetapi mulai mengimplementasikan teknologi tersebut secara menyeluruh dalam operasional bisnis.
"Perubahan terbesar saat ini adalah peralihan dari sekadar bereksperimen dengan AI menjadi penerapan dan pengelolaan AI dalam skala perusahaan. Hal itu dimulai dari pengelolaan data dan orkestrasi yang tepat. TP.ai menyatukan seluruh kemampuan tersebut sehingga membantu klien bertransformasi dari tahap eksperimen menuju transformasi digital secara menyeluruh," ujar Rizzo.
Ia menambahkan bahwa investasi berkelanjutan TP di berbagai bidang AI menjadi faktor penting yang memungkinkan perusahaan menghadirkan solusi yang lebih terukur bagi pelanggan di berbagai industri.
Salah satu aspek yang mendapat sorotan dalam laporan Frost & Sullivan adalah investasi AI TP yang mencapai US$100 juta. Dana tersebut digunakan untuk memperluas kapabilitas layanan data, mengembangkan platform AI, serta mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke dalam berbagai proses operasional perusahaan.
AI kini dimanfaatkan dalam berbagai fungsi penting, mulai dari pengawasan kualitas layanan (quality assurance), proses rekrutmen, pelatihan karyawan, hingga manajemen tenaga kerja.
Salah satu inovasi yang dinilai paling menonjol adalah kemampuan agentic quality assurance, yaitu sistem AI yang mampu menganalisis seluruh interaksi pelanggan secara otomatis.
Berbeda dengan praktik industri yang umumnya hanya mengambil sampel sekitar 2 hingga 3 persen dari total percakapan pelanggan, teknologi TP memungkinkan analisis terhadap seluruh transaksi layanan pelanggan. Pendekatan ini memberikan gambaran yang jauh lebih komprehensif mengenai kualitas layanan, potensi masalah, hingga peluang peningkatan pengalaman pelanggan di setiap tahapan perjalanan konsumen.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!