Tingkatkan Mutu Sekolah, SMK NU Krangkeng Gembleng Guru dan Tenaga Administrasi
VISI.NEWS – Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan diwujudkan SMK Nahdlatul Ulama (NU) Krangkeng, Kabupaten Indramayu, melalui penyelenggaraan workshop interaktif bagi guru dan Tenaga Administrasi Sekolah (TAS). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat (23–24/7/2026), tersebut digelar di Ruang Praktik Siswa SMK NU Krangkeng sebagai bagian dari persiapan menghadapi Tahun Pelajaran 2026/2027.
Workshop menghadirkan Pengawas Pembina dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebagai narasumber utama. Berbeda dengan pelatihan konvensional, kegiatan ini dirancang secara interaktif dengan mengedepankan diskusi, studi kasus, praktik langsung, serta pemecahan berbagai persoalan yang kerap dihadapi dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan di sekolah.
Kepala SMK Nahdlatul Ulama Krangkeng, Dr. Amin Hidayat, mengatakan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan pendidikan yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, sekolah secara konsisten memberikan ruang pengembangan kompetensi bagi guru maupun tenaga kependidikan.
"Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana pada Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai ikhtiar untuk meningkatkan mutu pendidikan. Melalui workshop ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan praktis, melatih kemampuan memecahkan masalah, serta memperdalam pemahaman melalui praktik langsung," ujar Dr. Amin Hidayat.
Menurutnya, perkembangan dunia pendidikan yang berlangsung sangat cepat menuntut seluruh unsur sekolah untuk terus belajar dan beradaptasi. Tidak hanya guru yang dituntut meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi tenaga administrasi juga harus mampu mengikuti perkembangan teknologi, tata kelola sekolah, serta kebutuhan layanan pendidikan yang semakin kompleks.
Dalam workshop tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi kerja, penguatan budaya mutu sekolah, pengembangan layanan administrasi yang efektif, hingga strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada peserta didik.
Dr. Amin menegaskan bahwa keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh kualitas proses pembelajaran di kelas, melainkan juga oleh sinergi seluruh elemen sekolah. Karena itu, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara guru dan tenaga administrasi dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesamaan visi bahwa peningkatan kualitas pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Guru, tenaga administrasi, dan seluruh warga sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas," katanya.
Ia menambahkan, workshop juga menjadi momentum bagi para peserta untuk saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta menemukan solusi atas berbagai tantangan yang muncul dalam praktik pendidikan sehari-hari. Dengan pendekatan partisipatif, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran.
Pihak sekolah berharap hasil workshop dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas masing-masing, baik dalam pengelolaan administrasi maupun proses pembelajaran. Dengan meningkatnya kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, kualitas layanan pendidikan kepada peserta didik pun diharapkan semakin optimal.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis SMK Nahdlatul Ulama Krangkeng dalam menyiapkan sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan pendidikan di masa depan. Sekolah juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pengembangan kompetensi sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang berkualitas, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan zaman.
@bambang melga
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!