Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Gunung Cikuray dan Guntur 8 Sep 2026 Luhut Dorong Danantara Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Nasional 8 Sep 2026 Matricardi: Terima Kasih Bobotoh, Kami Membutuhkan Kalian 8 Sep 2026 Dukung Wacana Pengintegrasian Badan Geologi ke BMKG, Lasarus: Lebih Efektif Tangani Bencana 8 Sep 2026 Sekolah di Kota Sukabumi Kembali Tatap Muka, Aktivitas Luar Ruangan Dikurangi 8 Sep 2026 Putri Sulung Jenderal Hoegeng Reniyanti Meninggal Dunia 8 Sep 2026 AIA Minta BMKG Pantau Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Lakukan OMC 8 Sep 2026 Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Galeri24 dan UBS 8 Sep 2026 Soroti Kebocoran Penerimaan Negara, Galih Kartasasmita Minta Kemenkeu Perkuat Pengawasan 8 Sep 2026 Bupati Bandung Keluarkan SE Kesiapsiagaan Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau 8 Sep 2026 Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Gunung Cikuray dan Guntur 8 Sep 2026 Luhut Dorong Danantara Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Nasional 8 Sep 2026 Matricardi: Terima Kasih Bobotoh, Kami Membutuhkan Kalian 8 Sep 2026 Dukung Wacana Pengintegrasian Badan Geologi ke BMKG, Lasarus: Lebih Efektif Tangani Bencana 8 Sep 2026 Sekolah di Kota Sukabumi Kembali Tatap Muka, Aktivitas Luar Ruangan Dikurangi 8 Sep 2026 Putri Sulung Jenderal Hoegeng Reniyanti Meninggal Dunia 8 Sep 2026 AIA Minta BMKG Pantau Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau dan Lakukan OMC 8 Sep 2026 Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Galeri24 dan UBS 8 Sep 2026 Soroti Kebocoran Penerimaan Negara, Galih Kartasasmita Minta Kemenkeu Perkuat Pengawasan 8 Sep 2026 Bupati Bandung Keluarkan SE Kesiapsiagaan Hadapi Abu Vulkanik Anak Krakatau 8 Sep 2026

Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Gunung Cikuray dan Guntur

Desi Rossilawati
Selasa, 8 September 2026 | 14:19 WIB
Bagikan
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran di Gunung Cikuray dan Guntur

Sejumlah petugas melakukan pemadaman api yang membakar lahan di kawasan kaki Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (4/9/2026)./visi.news/Polres Garut

Susilo mengatakan, pemadaman di kawasan Gunung Guntur dilakukan secara manual menggunakan alat semprot portabel dan penyekatan. Metode tersebut dipilih karena akses menuju lokasi kebakaran tidak dapat dilintasi kendaraan pemadam kebakaran.

Menjelang Sabtu petang, api di kawasan Gunung Guntur berhasil dikendalikan dan dipastikan tidak meluas hingga mendekati permukiman warga.

Meski api berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan pengawasan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

"Kami juga terus melakukan monitoring di seluruh titik untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun kemungkinan api meluas ke area lainnya," kata Susilo Adhi.

Sementara itu, kebakaran di kaki Gunung Cikuray, Kecamatan Cikajang, berhasil dipadamkan menjelang tengah malam.

Petugas melakukan pemadaman dengan metode lokalisasi, yakni membuat batas di sekitar sisi api menggunakan tanah untuk mencegah kobaran meluas ke area lain.

Susilo menyampaikan, titik api di kawasan tersebut berada cukup jauh dari permukiman penduduk. Lokasi hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar dua jam dengan kondisi medan yang cukup berisiko.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran di kawasan Gunung Cikuray maupun Gunung Guntur masih belum diketahui.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.