Thailand Percepat Investasi Industri US$3,66 Miliar

ED
PN
Sabtu, 12 September 2026 | 15:13 WIB
Bagikan
Thailand Percepat Investasi Industri US$3,66 Miliar

Thailand Board of Investment Meeting. /visi.news/ist

Narit menilai keterhubungan antara kebijakan promosi investasi dan pasar modal dapat memberikan manfaat ganda. Perusahaan memperoleh sumber pembiayaan baru, sementara investor domestik mendapatkan kesempatan untuk ikut memiliki perusahaan yang bergerak di sektor pertumbuhan tinggi.

“BOI to IPO” dengan demikian bukan sekadar program untuk meningkatkan jumlah perusahaan yang tercatat di bursa. Pemerintah Thailand menggunakannya sebagai instrumen untuk menjaga agar modal, teknologi, dan kegiatan produksi yang telah ditanamkan di dalam negeri terus berkembang.

Selain paket FastPass dan program IPO, BOI juga menyetujui permohonan investasi langsung senilai US$291,2 juta atau sekitar 9,64 miliar baht untuk tiga proyek.

Salah satunya adalah Wind Mahasarakham 1 Co., Ltd. yang memperoleh persetujuan investasi sebesar US$95,8 juta atau sekitar 3,17 miliar baht untuk membangun pembangkit listrik tenaga angin berkapasitas 90 megawatt di Provinsi Maha Sarakham.

Pembangkit tersebut akan memasok energi bersih ke jaringan listrik negara di bawah Electricity Generating Authority of Thailand. Proyek ini memperlihatkan bahwa strategi investasi Thailand juga diarahkan untuk mendukung transisi energi dan kebutuhan listrik industri.

Proyek kedua diajukan Precision Plastic Co., Ltd. dengan nilai investasi US$61,4 juta atau sekitar 2,03 miliar baht. Perusahaan tersebut akan memperluas produksi kemasan makanan dan minuman steril serta aseptik di Provinsi Ayutthaya.

Sementara itu, ShuCan (Thailand) Co., Ltd., bagian dari Chengdu-based ShuCan Technology Group asal China, mendapatkan persetujuan investasi senilai US$134 juta atau sekitar 4,44 miliar baht untuk memperluas operasi perakitan papan sirkuit tercetak atau printed circuit board assembly di Thailand.

Proyek ShuCan akan menggunakan teknologi surface-mount technology secara penuh dan berlokasi di Nong Lalok Industrial Estate, Provinsi Rayong. Ekspansi tersebut ditujukan untuk mendukung pelanggan utama yang memindahkan sebagian kegiatan produksinya ke Thailand.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.