Thai Tea Makin Digemari, Tapi Belum Jadi Minuman Harian
Dengan mayoritas konsumen yang belum mengonsumsi Thai tea setiap hari, kategori ini masih memiliki ruang untuk berkembang.
Pertumbuhannya bisa datang dari berbagai arah: inovasi rasa, format kemasan, harga, promosi, hingga perluasan akses ke berbagai wilayah.
Yang tidak kalah penting adalah memahami momen konsumsi.
Thai tea mungkin belum menjadi minuman wajib setiap pagi seperti kopi atau teh, tetapi justru di situlah peluangnya. Minuman ini dapat mengambil posisi sebagai teman bersantai, pendamping makanan, minuman saat bekerja, atau sekadar pilihan ketika konsumen ingin sesuatu yang manis dan creamy.
Pada akhirnya, pertarungan di pasar Thai tea bukan hanya soal siapa yang paling banyak menjual gelas. Persaingan akan semakin ditentukan oleh siapa yang mampu membuat konsumen berkata: "Kalau ingin Thai tea, saya pilih yang ini."
Dan menurut data Jakpat, untuk saat ini Chatime dan Kopi Kenangan unggul dalam frekuensi konsumsi, sementara Dum Dum Thai Drinks mencuri perhatian lewat persepsi rasa yang autentik.
- Sumber: Jakpat, survei terhadap 300 konsumen Thai tea, 14–21 Juli 2026.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!