Spanyol Tantang Sejarah di Final

ED
PN
Rabu, 15 Juli 2026 | 06:03 WIB
Bagikan
Spanyol Tantang Sejarah di Final

VISI.NEWS – Tim nasional Spanyol memastikan satu tempat di final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga semifinal di Stadion Dallas, Texas, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini mengantar La Roja selangkah lagi menuju gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah setelah sukses pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Dua gol kemenangan Spanyol dicetak Mikel Oyarzabal melalui titik penalti pada menit ke-22 dan Pedro Porro pada menit ke-58. Penampilan disiplin di lini belakang serta dominasi penguasaan bola membuat Prancis yang diperkuat sejumlah pemain bintang, termasuk Kylian Mbappe, gagal menciptakan banyak peluang berbahaya sepanjang pertandingan.

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang tren impresif tim asuhan Luis de la Fuente yang kini belum terkalahkan dalam 37 pertandingan berturut-turut di semua ajang. Catatan itu menyamai rekor Italia sebagai tim nasional dengan rekor tak terkalahkan terpanjang dalam sejarah sepak bola internasional, yakni 37 pertandingan yang dibukukan Azzurri pada periode Oktober 2018 hingga September 2021.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengaku bangga dengan performa para pemainnya yang dinilai tampil solid, disiplin, dan menunjukkan kualitas sebagai tim terbaik dunia.

"Kami sudah mendiskusikannya sebelum laga. Kami tahu kami menghadapi salah satu tim nasional terbaik di dunia, tetapi mereka harus sadar bahwa yang mereka hadapi hari ini adalah tim terbaik di dunia," ujar De la Fuente seperti dikutip harian AS.

Menurut pelatih berusia 65 tahun itu, keberhasilan Spanyol bukan hanya ditentukan kualitas individu, melainkan kekuatan kolektif yang dimiliki seluruh pemain.

"Pemain-pemain Spanyol menunjukkan komitmen, solidaritas, dan bakat. Mereka membuat hal-hal sulit terlihat sangat mudah," katanya.

Meski puas dengan hasil pertandingan, De la Fuente melontarkan kritik terhadap kepemimpinan wasit asal El Salvador, Ivan Barton. Ia menilai wasit terlalu membiarkan permainan keras yang diperagakan para pemain Prancis.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.