Menyeruput Kemurnian Kopi di Sinpasa, Menemukan Sensasi Wine Arabika yang Unik
VISI.NEWS | BANDUNG – Di tengah gempuran berbagai minuman kekinian yang terus bermunculan, mulai dari matcha, thai tea, hingga aneka minuman berbasis susu dan boba, kopi tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu minuman favorit masyarakat. Popularitasnya seolah tidak pernah surut, bahkan semakin berkembang seiring tumbuhnya budaya ngopi dan menjamurnya kedai kopi di berbagai kota.
Namun, di balik tren kopi modern yang dipadukan dengan beragam bahan tambahan, masih banyak penikmat kopi yang memilih kembali ke akar. Mereka lebih tertarik mengeksplorasi karakter asli biji kopi, menikmati setiap aroma dan cita rasa tanpa terlalu banyak campuran yang dapat mengubah keasliannya.
Bagi para pencinta kopi murni, salah satu tempat yang layak dikunjungi berada di kawasan Pasar Sinpasa Summarecon Bandung. Di salah satu sudut pasar tersebut berdiri gerai sederhana bernama Coffee & Tea Preanger, yang dikelola oleh Yeyet (65), seorang pegiat kopi yang telah menekuni usaha ini selama kurang lebih 14 tahun.
Di kiosnya, Yeyet menyediakan berbagai jenis biji kopi dari beragam karakter dan kualitas. Mulai dari robusta, arabika, fine arabika, hingga jenis yang cukup langka yaitu peaberry atau kopi biji tunggal.
Menurut Yeyet kepada VISI.NEWS,Rabu (10/6/2026), peaberry merupakan fenomena unik dalam dunia kopi. Umumnya satu buah kopi (cherry) menghasilkan dua biji kopi. Namun pada peaberry hanya terbentuk satu biji saja. Jumlahnya pun sangat sedikit dibandingkan keseluruhan hasil panen.
Ia menjelaskan bahwa secara alami nutrisi yang seharusnya terbagi untuk dua biji terkonsentrasi hanya pada satu biji. Kondisi tersebut membuat peaberry memiliki karakter rasa yang berbeda dan sering dianggap memiliki kualitas yang lebih istimewa dibandingkan kopi biasa.
Tidak hanya menjual biji kopi, gerai Coffee & Tea Preanger juga memberikan pengalaman langsung bagi pengunjung untuk menikmati kopi sesuai selera. Pembeli dapat memilih sendiri jenis biji kopi yang diinginkan, kemudian meminta biji tersebut digiling dan langsung diseduh di tempat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!