SOSOK | Nurhayati Subakat, Bos Wardah Gelar Doktor Honoris Causa Pertama dari ITB
Pemberdayaan UMKM dan Kemanusiaan
Bagi Nurhayati Subakat, penghargaan ini bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk seluruh tim yang telah bekerja keras untuk menciptakan inovasi produk yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah bukti bahwa produk lokal, yang dihasilkan oleh anak bangsa, mampu bersaing dengan produk multinasional di pasar global. Nurhayati percaya bahwa dengan kerja keras, inovasi, dan pemberdayaan anak muda, hasil yang luar biasa bisa dicapai.
Di luar dunia bisnis, Nurhayati juga dikenal atas kepeduliannya terhadap berbagai masalah sosial, seperti pendidikan dan kesehatan. Salah satu contohnya adalah saat ia menyumbang Rp40 miliar untuk penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, yang didistribusikan dalam bentuk alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD) ke lebih dari 40 rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia.
Perjalanan Karier yang Menginspirasi
Nurhayati memulai perjalanan kariernya sebagai apoteker setelah lulus dari ITB pada tahun 1975. Selama bekerja di Wella Cosmetics, ia mendapat banyak pengalaman dalam industri kosmetik, yang kemudian menjadi landasan bagi karier bisnisnya. Pada tahun 1985, bersama sang suami, ia memulai usaha kecil berbasis industri rumahan dengan memproduksi produk perawatan rambut dengan merek "Putri." Usaha ini berkembang pesat dalam waktu singkat dan menjadi cikal bakal lahirnya PT Paragon Technology and Innovation.
Perjalanan Nurhayati dalam mengembangkan usahanya tidak selalu mulus. Pada tahun 1990, fasilitas home industri yang ia bangun terbakar habis, namun kegagalan tersebut tidak menyurutkan semangatnya. Ia terus berusaha bangkit, dan dengan tekad yang kuat serta dukungan tim yang solid, ia berhasil memperbesar usahanya dan mendirikan pabrik pertama di Kawasan Industri Cibodas.
Pada tahun 1995, ia memperkenalkan Wardah, yang menjadi merek kosmetik halal pertama di Indonesia. Inovasi ini membuktikan bahwa produk lokal bisa bersaing dengan produk internasional dengan mengedepankan kualitas dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip halal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!