SOSOK | Nurhayati Subakat, Bos Wardah Gelar Doktor Honoris Causa Pertama dari ITB

ED
Jumat, 31 Oktober 2025 | 15:41 WIB
Bagikan
SOSOK | Nurhayati Subakat, Bos Wardah Gelar Doktor Honoris Causa Pertama dari ITB

VISI.NEWS | BANDUNG Nama Nurhayati Subakat tak hanya dikenal di industri kosmetik Indonesia, tetapi juga di dunia pendidikan dan filantropi. Pemilik PT Paragon Technology and Innovation yang mengelola merek terkenal seperti Wardah, Make Over, dan Emina ini baru-baru ini dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa (HC) oleh Institut Teknologi Bandung (ITB), sebuah penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam dunia inovasi, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.

Pada 5 April 2019, dalam rangkaian Wisuda Kedua ITB Tahun Akademik 2018/2019, Nurhayati Subakat menjadi perempuan pertama yang menerima gelar ini. Gelar tersebut diberikan kepada individu yang telah memberikan sumbangsih besar dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, serta memiliki dampak positif terhadap kebudayaan dan kemanusiaan.

Inovasi di Dunia Kosmetik Halal

ITB memberikan gelar ini kepada Nurhayati tidak hanya karena kesuksesannya dalam dunia bisnis, tetapi juga karena inovasi besar yang telah ia hasilkan, khususnya dalam industri kosmetik halal. Produk Wardah yang ia kembangkan menjadi pelopor kosmetik halal di Indonesia dan telah menguasai sekitar 30 persen pangsa pasar kosmetik tanah air. Bahkan, keberhasilan Wardah menjadi inspirasi bagi banyak produk lokal lainnya untuk terus berinovasi dan mengutamakan kualitas.

Menurut Ketua Tim Promotor, Prof. Yeyet Cahyati Soemirtapura, inovasi yang dilakukan oleh Nurhayati dalam mengembangkan formula produk kosmetiknya sangat teruji, dengan mempertimbangkan semua aspek mulai dari keamanan, efikasi, hingga kehalalan. “Semua bahan baku yang digunakan, termasuk bahan-bahan tradisional, diperhatikan dengan sangat teliti dalam proses pembuatan produk kosmetik,” ungkapnya.

Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA, menjelaskan bahwa pemberian gelar Doktor HC ini melalui proses panjang, dari usulan awal hingga penilaian oleh tim pengamat yang mengkaji berbagai kontribusi dan karya Nurhayati. Gelar tersebut tidak hanya diberikan karena prestasi bisnisnya, tetapi juga sebagai penghargaan terhadap kontribusinya yang lebih besar terhadap kemajuan bangsa.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.