SKETSA | Wayang Purwa

ED
Rabu, 27 April 2022 | 06:00 WIB
Bagikan
SKETSA | Wayang Purwa

Generasi muda kota pasca kolonial baik masyarakat Jawa dan Indonesia pada umumnya mengenal cerita wayang justru dari komik-komik ‘kitch’ wayang ini, bukan dari pagelaran wayang kulit purwa yang klasik adiluhung itu. Kesadaran masyarakat Indonesia baru terhadap apa yang disebut seni pewayangan adalah kesadaran yang dibentuk oleh teks dan narasi Ardisoma atau RA Kosasih. Oleh karena visualisasi komik-komik wayang Ardisoma dan RA Kosasih banyak meminjam khasanah vocabulary visual wayang wong atau wayang golek Sunda, maka persepsi visual yang terbentuk dalam alam kesadaran kolektif masyarakat Indonesia terhadap wayang bukanlah representasi dekoratif stilistik wayang kulit purwa yang klasik itu, melainkan gambar-gambar berurutan (sequences) dan terjukstaposisi dalam panel-panel dan balon. Beruntung saya dikenalkan pada komik sejak usia dini sehingga dapat menikmati wayang tanpa berkerut kening.***

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.