SKETSA | Seneca
Lima tahun pertama pemerintahan Nero memang membanggakan, namun Seneca dicap sebagai penjilat. Publius Sullius Rufus, seorang musuh Seneca, mengejeknya sebagai “gurunya tiran”. Merespon serangan Sullius, Seneca membuat essay “De Vita Beata” (kehidupan bahagia). Menurutnya, “memang saya bukan orang baik, …. tetapi setiap hari saya berusaha mengurangi keburukan dan memperbaiki kesalahan”. Essay itu tidak mengurangi fakta bahwa bayaran atas jasanya kepada Nero adalah dimilikinya kebun, tanah, villa, dan hak untuk memperbesar pinjaman. Seneca cukup tekun untuk meningkatkan kekayaannya dengan cara investasi tanah dan membungakan uang. Untuk menjustifikasi tindakannya, Seneca berpendapat, apabila seorang filsuf mempunyai akses ke penguasa, sebaiknya penguasa itu dijinakkan saja, jangan dilawan.
Di tahun 59, Nero mencoba membunuh Agrippina. Menurutnya, cara mudah mengakhiri pertentangan dengan ibunya, adalah dengan diracun atau diselesaikan secara pedang. Skenario Nero kemudian adalah menenggelamkan kapal yang dipakai Agrippina. Namun ternyata gagal, dia bisa berenang ke darat dengan selamat. Panik menghadapi rencana pembunuhan yang kacau, Nero memanggil Seneca dan Burrus untuk merundingkan cara terbaik menyingkirkan ibunya. Akhirnya Nero memutuskan untuk mengirim tiga pembunuh agar menusuk perut Agrippina dengan pedang.
Sebagai ahli hubungan masyarakat, Seneca ditugaskan mencari alasan dan memutar balikkan kejadian. Dalam pidato yang dibuatnya untuk Senat, Nero menuduh Agrippina melakukan pengkhianatan, bertanggung jawab atas kekejaman Claudius, dan Nero menjelaskan bagaimana dirinya telah menggagalkan upaya Arippina merebut kekuasaan dari pemerintah yang sah. Sambil tak lupa menceritakan peristiwa kecelakaan kapal Agrippina dan upaya Agrippina yang berulang kali mencoba membunuh kaisar. Namun cerita tentang kapal karam itu tidak satu pun orang percaya. Apa mungkin seorang wanita sendirian dengan kapal bocornya ingin membunuh kaisar dengan senjata?
Upaya untuk mundur
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!