SKETSA | MiChat
Kembali ke urusan bisnis MiChat, di tahun 2017 ada orang Singapura yang menawarkan saya untuk membantu memasarkan MiChat di Indonesia. Namun masalahnya dana promosinya cekak dan tidak ada gambaran bagaimana income dari iklan akan masuk. Ia memberi usulan agar aplikasi ini dibundling dengan smartphone Android. Tetapi hal itu sulit juga karena demikian banyak aplikasi gratis yang menarik di Android, mengapa MiChat harus menjadi luar biasa? Karenanya ajakan itu saya sambut dengan ogah-ogahan, kelihatannya akan berat memasarkan MiChat. Dan benar saja, setelah 4 tahun MiChat berdiri belum ada financial statement yang bisa dibaca. Itu menunjukkan perjuangan MiChat untuk menanggulangi bleeding uang keluar masih akan panjang jalannya.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!