SKETSA | MiChat
Oleh Syakieb Sungkar
TAHUKAH anda bahwa di Saudi Arabia ada prostitusi? Dahulu waktu masih bekerja di perusahaan yang menginduk ke Arab Saudi, saya sering pergi ke Riyadh untuk rapat. Dan biasanya menginap di hotel Ritz Carlton. Kalau kita lagi jagongan di lobi, banyak perempuan bercadar hitam berkeliaran atau ikut duduk-duduk juga. Kita tidak bisa melihat wajah perempuan itu tetapi mereka bisa melihat kita. Karena tirai cadar itu cukup tipis untuk melihat sekeliling, agar bisa mengenali orang, dan agar jalan tidak tersandung. Kita juga tidak bisa membedakan mana tamu beneran atau cewek nakal, karena busananya mirip satu sama lain. Zaman itu, semua orang memakai Blackberry untuk berkomunikasi. Blackberry mempunyai kemampuan untuk broadcast pesan-pesan ke orang sekeliling. Nah, di hotel saya tinggal, banyak pesan dalam bahasa Arab yang kira-kira bunyinya seperti ini, “muda dan cantik 1500 Real”.
Kita bisa menanggapi pesan broadcast tersebut dan melakukan tawar-menawar. Biasanya hasil negosiasi berakhir dengan 1000 Real kalau penggunanya orang Saudi, tetapi bisa jadi 2000 Real kalau peminatnya warga asing. Menurut teman saya yang pegawai Huawei, kalau orang asing itu akan berbahaya. Karena begitu perempuan itu masuk kamar kita, dia bisa minta naik tarif jadi 2500. Kalau kita menolak, dia bisa menelpon Polisi dan mengaku diperkosa. Bagaimana mungkin? Bisa saja itu terjadi - karena Polisi Saudi tidak memeriksa duduk perkaranya, mereka berkesimpulan kalau ada perseturuan antara orang Saudi dengan orang asing, maka yang salah adalah orang asing. Apalagi kalau ada pertengkaran antara laki-laki dan perempuan, maka yang salah adalah laki-laki. Dan Polisi tidak punya alternatif atau kebijaksanaan lain, yang mereka lakukan adalah masukkin dulu orang asing itu ke penjara. Titik. Biasanya begitu masuk penjara sudah susah dicari tuh, karena administrasi di sana memang kurang bagus. Kalau sudah masuk penjara Saudi, bisa-bisa kita jadi orang yang “missing in action” deh.
Blackberry sudah bubar, tetapi sejak 2018 ada aplikasi yang mempunyai kemampuan seperti itu, bahkan lebih canggih. Namanya MiChat . Kalau Blackberry dapat menangkap pesan broadcast maka MiChat mampu menjelajah orang di sekeliling kita. Radius jelajah tidak besar, cuma 2 km. Dengan itu kita bisa menangkap sekitar 50 orang dengan pesan-pesan yang kira-kira mirip dengan cerita di Riyadh tadi. Bahkan dengan kosakata yang untuk pemula cukup asing kedengarannya. Berikut vocabulary yang sering muncul di MiChat beserta artinya,
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!