Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | MiChat

ED
Sabtu, 16 April 2022 | 06:00 WIB
Bagikan
SKETSA | MiChat

Oleh Syakieb Sungkar

TAHUKAH anda bahwa di Saudi Arabia ada prostitusi? Dahulu waktu masih bekerja di perusahaan yang menginduk ke Arab Saudi, saya sering pergi ke Riyadh untuk rapat. Dan biasanya menginap di hotel Ritz Carlton. Kalau kita lagi jagongan di lobi, banyak perempuan bercadar hitam berkeliaran atau ikut duduk-duduk juga. Kita tidak bisa melihat wajah perempuan itu tetapi mereka bisa melihat kita. Karena tirai cadar itu cukup tipis untuk melihat sekeliling, agar bisa mengenali orang, dan agar jalan tidak tersandung. Kita juga tidak bisa membedakan mana tamu beneran atau cewek nakal, karena busananya mirip satu sama lain. Zaman itu, semua orang memakai Blackberry untuk berkomunikasi. Blackberry mempunyai kemampuan untuk broadcast pesan-pesan ke orang sekeliling. Nah, di hotel saya tinggal, banyak pesan dalam bahasa Arab yang kira-kira bunyinya seperti ini, “muda dan cantik 1500 Real”.

Kita bisa menanggapi pesan broadcast tersebut dan melakukan tawar-menawar. Biasanya hasil negosiasi berakhir dengan 1000 Real kalau penggunanya orang Saudi, tetapi bisa jadi 2000 Real kalau peminatnya warga asing. Menurut teman saya yang pegawai Huawei, kalau orang asing itu akan berbahaya. Karena begitu perempuan itu masuk kamar kita, dia bisa minta naik tarif jadi 2500. Kalau kita menolak, dia bisa menelpon Polisi dan mengaku diperkosa. Bagaimana mungkin? Bisa saja itu terjadi - karena Polisi Saudi tidak memeriksa duduk perkaranya, mereka berkesimpulan kalau ada perseturuan antara orang Saudi dengan orang asing, maka yang salah adalah orang asing. Apalagi kalau ada pertengkaran antara laki-laki dan perempuan, maka yang salah adalah laki-laki. Dan Polisi tidak punya alternatif atau kebijaksanaan lain, yang mereka lakukan adalah masukkin dulu orang asing itu ke penjara. Titik. Biasanya begitu masuk penjara sudah susah dicari tuh, karena administrasi di sana memang kurang bagus. Kalau sudah masuk penjara Saudi, bisa-bisa kita jadi orang yang “missing in action” deh.

Blackberry sudah bubar, tetapi sejak 2018 ada aplikasi yang mempunyai kemampuan seperti itu, bahkan lebih canggih. Namanya MiChat . Kalau Blackberry dapat menangkap pesan broadcast maka MiChat mampu menjelajah orang di sekeliling kita. Radius jelajah tidak besar, cuma 2 km. Dengan itu kita bisa menangkap sekitar 50 orang dengan pesan-pesan yang kira-kira mirip dengan cerita di Riyadh tadi. Bahkan dengan kosakata yang untuk pemula cukup asing kedengarannya. Berikut vocabulary yang sering muncul di MiChat beserta artinya,

BO: Booking Out/ Booking Order, ST: Short Time, LT: Long Time, GH: Guest House, VCS: Video Call Seks, Nego: Tawaran Harga, Free Room: Gratis Kamar, Include: Harga Beserta Kamar, Exclude: Harga Tanpa Kamar, PAP: Post a Picture atau minta dikirimi gambar.

Nah, siapa saja pengguna MiChat? Sudah pasti sebagian besar para laki-laki hidung belang dan perempuan panggilan tentunya. Namun yang cukup surprising, ternyata para transgender dan pria homo banyak berkumpul di MiChat. Pemilik MiChat adalah suatu perusahaan yang berbasis di Singapura, namanya Michat PTE. Limited. Perusahaan tersebut bisnis utamanya adalah data analysis dan data processing. Sementara aplikasi MiChat yang mereka miliki hanyalah bisnis sampingan saja. Karena memang model bisnisnya akan sulit bersaing dengan aplikasi chatting lain yang sudah kadung populer seperti WhatsApp dan Telegram. Untuk Indonesia misalnya, pengguna MiChat sudah tersegmentasi sedemikian rupa sehingga penggunanya tidak akan jauh dari kepentingan selangkangan semata. MiChat sudah dipakai di 9 negara dan mempunyai 80 juta pengguna. Bandingkan dengan WhatsApp yang memiliki 2 milyar pengguna di seluruh negara di dunia.

Tingkat popularitas MiChat menurut saya sebetulnya mirip-mirip dengan Facebook Messenger (FBM), yang mengaku sudah punya 987 juta pengguna itu. Tetapi pengguna FBM itu kan setengah dipaksa untuk memakainya karena ia anggota Facebook yang sudah kadung besar. Sementara MiChat itu penggunanya sukarela dan betul-betul sesuai keperluan. Artinya MiChat digunakan oleh usernya dengan senang hati. Adapun orang yang sangat tidak senang dengan MiChat adalah Andre Rosiade. Ia adalah anggota DPR dari Dapil Sumatra Barat. Dengan gagah ia menggunakan aplikasi MiChat untuk memberantas prostitusi online di Padang.

Caranya begini, pada 26 Januari 2020, Andre memesan PSK bernama NN melalui aplikasi MiChat dan melakukan transaksi sebesar Rp 800.000,- di sebuah hotel di Padang. Setelah NN “dipakai” oleh kliennya itu, kemudian ia ditangkap Polisi. Tetapi Andre mengaku klien yang memakai NN adalah orang suruhannya. Maksud Andre melakukan penggerebekan itu ingin membuktikan bahwa di Padang ada prostitusi online, demikian kabar yang disampaikan oleh REQnews. Penelitian model Andre itu menurut Susan dan William Stainback, dalam bukunya “Understanding & Conducting Qualitative Research” (1988), termasuk dalam jenis observasi dengan partisipasi aktif di lapangan. Demi membuktikan adanya prostitusi di Padang maka pembuktiannya dengan ikut memakai juga.

Kembali ke urusan bisnis MiChat, di tahun 2017 ada orang Singapura yang menawarkan saya untuk membantu memasarkan MiChat di Indonesia. Namun masalahnya dana promosinya cekak dan tidak ada gambaran bagaimana income dari iklan akan masuk. Ia memberi usulan agar aplikasi ini dibundling dengan smartphone Android. Tetapi hal itu sulit juga karena demikian banyak aplikasi gratis yang menarik di Android, mengapa MiChat harus menjadi luar biasa? Karenanya ajakan itu saya sambut dengan ogah-ogahan, kelihatannya akan berat memasarkan MiChat. Dan benar saja, setelah 4 tahun MiChat berdiri belum ada financial statement yang bisa dibaca. Itu menunjukkan perjuangan MiChat untuk menanggulangi bleeding uang keluar masih akan panjang jalannya.***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.