Persib vs Manila Digger Imbang 0-0 di Babak Pertama 31 Aug 2026 Ini Starter Persib Melawan Manila Digger 31 Aug 2026 Singgih Januratmoko: Rekonstruksi Desa Adat Sade Bisa Dilakukan Dalam 6 Bulan 31 Aug 2026 Wajah Baru SDN Girimekar Usai Renovasi, Dorong Belajar Nyaman dan Ramah Anak 31 Aug 2026 Kapolresta Bandung Berganti, Tri Suhartanto Gantikan Aldi Subartono 31 Aug 2026 Link Live Streaming Persib Vs Manila Digger, Marc Klok Targetkan Kemenangan 31 Aug 2026 Persib Tanpa Tiga Pemain Saat Hadapi Manila Digger di ACL Two 31 Aug 2026 Sertipikat Elektronik ATR/BPN Lindungi Dokumen Tanah dari Risiko Hilang dan Rusak 31 Aug 2026 Korban Banjir Nepal-China Tembus 919 Jiwa, 4.793 Orang Hilang 31 Aug 2026 Kisah Kepala Sekolah Nepal Selamatkan 900 Murid sebelum Banjir Bandang 31 Aug 2026 Persib vs Manila Digger Imbang 0-0 di Babak Pertama 31 Aug 2026 Ini Starter Persib Melawan Manila Digger 31 Aug 2026 Singgih Januratmoko: Rekonstruksi Desa Adat Sade Bisa Dilakukan Dalam 6 Bulan 31 Aug 2026 Wajah Baru SDN Girimekar Usai Renovasi, Dorong Belajar Nyaman dan Ramah Anak 31 Aug 2026 Kapolresta Bandung Berganti, Tri Suhartanto Gantikan Aldi Subartono 31 Aug 2026 Link Live Streaming Persib Vs Manila Digger, Marc Klok Targetkan Kemenangan 31 Aug 2026 Persib Tanpa Tiga Pemain Saat Hadapi Manila Digger di ACL Two 31 Aug 2026 Sertipikat Elektronik ATR/BPN Lindungi Dokumen Tanah dari Risiko Hilang dan Rusak 31 Aug 2026 Korban Banjir Nepal-China Tembus 919 Jiwa, 4.793 Orang Hilang 31 Aug 2026 Kisah Kepala Sekolah Nepal Selamatkan 900 Murid sebelum Banjir Bandang 31 Aug 2026

Singgih Januratmoko: Rekonstruksi Desa Adat Sade Bisa Dilakukan Dalam 6 Bulan

Desi Rossilawati
PN
Senin, 31 Agustus 2026 | 19:48 WIB
Bagikan
Singgih Januratmoko: Rekonstruksi Desa Adat Sade Bisa Dilakukan Dalam 6 Bulan

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko./visi.news/ist.

VISI.NEWS — Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Fraksi Golkar, Singgih Januratmoko mendorong rekonstruksi Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dapat dilakukan dalam waktu enam bulan.

“Yang paling penting adalah segera dilakukan rekonstruksi. Diusahakan tidak sampai enam bulan sudah bisa berdiri lagi sehingga semua kegiatan bisa berjalan dengan baik,” kata Singgih melalui keterangan yang diterima, Senin (31/8/2026).

Sebagai informasi, Desa Adat Sade merupakan dusun tradisional Suku Sasak yang terkenal teguh menjaga adat leluhur. Salah satu desa adat tertua di Pulau Lombok itu menjadi destinasi populer bagi turis lokal maupun mancanegara.

Pada Sabtu 22 Agustus 2026 malam, kebakaran besar melanda Desa Adat Sade. Sekitar 150 rumah di kawasan tersebut hangus terbakar dan lebih 300 warga terdampak insiden tersebut.

Ia menegaskan rekonstruksi harus tetap mempertahankan karakter dan konsep tradisional Desa Adat Sade yang diwariskan secara turun-temurun.

“Harapannya nanti, sesuai yang disampaikan kepala dusun, desa ini dibangun lagi sesuai dengan konsep awal. Ini kan turun-temurun, sehingga semua bahan bangunannya akan disesuaikan dengan kondisi semula,” ujarnya.


Singgih pun mengingatkan agar aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam proses rekonstruksi. Evaluasi terhadap sistem mitigasi kebakaran perlu dilakukan bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat adat.

“Karakter bangunan tradisional di Desa Adat Sade sebagian besar menggunakan material mudah terbakar. Sehingga, harus harus diimbangi dengan sistem keselamatan yang memadai,” ujarnya lagi.

Ia pun menyebut penataan instalasi listrik serta penggunaan sumber api juga perlu diperbaiki guna mengurangi risiko kebakaran.

“Aspek mitigasi harus menjadi bagian integral dari perencanaan rekonstruksi. Penataan kelistrikan, pencahayaan, hingga penggunaan peralatan memasak perlu dibahas secara menyeluruh. Namun, itu harus dilakukan tanpa menghilangkan karakter tradisional Desa Adat Sade,” kata Singgih.

Selain pemulihan fisik, ia menilai pemulihan  ekonomi masyarakat harus menjadi bagian dari penanganan pasca kebakaran. Sejumlah tempat usaha warga turut terdampak, sehingga diperlukan dukungan agar aktivitas ekonomi dapat segera kembali berjalan.

Karena itu, Singgih mendorong keterlibatan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memberikan bantuan produktif kepada masyarakat yang kehilangan tempat usaha. Diharapkan proses pembangunan kembali dapat segera dilakukan agar masyarakat kembali beraktivitas dan perekonomian kawasan pulih.

“Banyak usaha yang terdampak dan beberapa tempat usaha juga terbakar. Insyaallah kita akan melibatkan Baznas supaya memberikan bantuan-bantuan yang produktif agar ekonomi berjalan lagi,” pungkasnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.