SCG Catat EBITDA Rp23,1 Triliun, Perkuat Daya Saing dan Keberlanjutan

ED
Kamis, 13 November 2025 | 20:30 WIB
Bagikan
SCG Catat EBITDA Rp23,1 Triliun, Perkuat Daya Saing dan Keberlanjutan

Strategi 2: Sentralisasi produksi untuk menghilangkan redundansi, dengan fokus pada peningkatan efisiensi pengelolaan aset di unit bisnis SCG yang beroperasi di ASEAN untuk menekan biaya produksi dan ekspor. Di Indonesia, peningkatan operasional yang berkelanjutan di PT Semen Jawa serta sinergi rantai pasok regional membantu meningkatkan efisiensi produksi dan pengelolaan logistik di seluruh ASEAN.

Strategi 3: Memanfaatkan Basis Produksi yang Beragam di ASEAN (Optimalisasi Regional). Melalui anak perusahaannya, SCG mempertahankan basis distribusi dan produksi strategis untuk mendukung ketahanan pasar. Melalui PT Kokoh Inti Arebama Tbk., SCG meluncurkan kampanye "Tahan Guncang, Pantang Tumbang" untuk menegaskan komitmennya dalam menyediakan material konstruksi berkualitas tinggi dan tahan lama. Selain itu, melalui PT Berjaya Nawaplastic Indonesia, perusahaan memperkenalkan SCG PVC Pipe & Fitting Adhesive untuk meningkatkan keandalan produk dan performa instalasi.

Strategy 4: Strategi 4: Memperluas portofolio produk dan layanan Smart Value – HVA – Green. SCG memperluas penawaran Smart Value dan Green Product di Indonesia, termasuk solusi pipa berkelanjutan yang dipamerkan pada ILDEX Indonesia 2025 untuk industri perikanan dan peternakan, sekaligus mengembangkan portofolio produk Low Carbon Cement untuk memenuhi permintaan konstruksi yang ramah lingkungan di Indonesia.

Selain operasi bisnis, SCG terus mendorong pertumbuhan berkelanjutan di Indonesia melalui inisiatif lingkungan dan sosial. Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, PT Semen Jawa meresmikan fasilitas Refuse-Derived Fuel (RDF) pertama di Sukabumi, yang berlokasi di TPSA Cimenteng, Sukabumi. Fasilitas ini mengubah sampah kota menjadi energi terbarukan, dengan kapasitas pengolahan lebih dari 300 ton per hari. Selain itu, SCG, bersama dengan Mitra10 dan Rekosistem, meluncurkan program "Trade-In: Tukar Baru, Tambah Seru!" untuk mendorong pengelolaan e-waste yang bertanggung jawab di wilayah Jakarta Raya, yang berhasil mengumpulkan 2.538,9 kilogram produk elektronik yang tidak terpakai.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.