Sampaikan Aspirasi Atasi Banjir, Warga Kec. Rancasari Undang Ketua DPRD
Ketua RT 06 RW 07 Derwati, Yono menuturkan, sama halnya dengan sejumlah perumahan di wilayah timur dan selatan, warga dihadapkan dengan persoalan banjir. Dampak dari banjir ini juga turut merusak jalan dan infrastruktur lain.
“Di sini kami ada banjir yang sudah jadi tradisi. Jalanan juga berlubang. Sementara developer tidak jelas sehingga kita tidak tahu harus mengadu ke mana,” katanya.
Warga lainnya, Yusuf, menyampaikan terima kasihnya pada kehadiran Ketua DPRD di tengah-tengah undangan diskusi warga.
“Semoga aspirasi kami ini bisa ditangani dengan bantuan Pak Tedy,” ujarnya.
Menjawab aspirasi dari warga, Tedy menyatakan kesediaannya membantu melanjutkan permohonan warga kepada sejumlah dinas sesuai kewenangan.
Untuk penanganan banjir, koordinasi akan diupayakan kepada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSADBM). Permasalahan banjir ini memang menjadi sorotan DPRD Kota Bandung pada Pemerintah Kota Bandung. Ada banyak titik banjir yang harus ditanggulangi oleh Pemerintah Kota Bandung.
“Upaya-upaya sebenarnya sudah dilakukan. Curah hujan tinggi dan tidak ada serapan. Mau diparkirkan airnya di kolam retensi besar seperti Gedebage juga tak mampu menampung,” ujarnya.
Sampah yang menutup aliran air juga menjadi bahasan tersendiri. Pada banjir yang menyebabkan kemacetan panjang di jalan nasional beberapa waktu lalu, sampah dari Pasar Gedebage terlihat menumpuk memblokade jalur air dan menutup jalan raya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!