REFLEKSI | Umat Gatelan
Oleh Bambang Melga Suprayogi
UMAT atau warga negara di kita khususnya yang muslim, sebagian besarnya adalah muslim wasathiyah, artinya muslim yang adil dan moderat, yang selalu menempatkan sesuatu pada tempatnya.
Muslim wasathiyah, merupakan gambaran muslim yang dewasa secara penggunaan nalar, sebagai bentuk kesempurnaan yang Allah berikan, bahwa bedanya manusia dan binatang ada pada kemampuan berpikirnya, dan cara menyikapinya.
Umat Islam di minta nabi untuk jadi teladan, sedangkan Allah menginginkan umatnya untuk bisa jadi rahmat bagi sekalian alam.
Itu sungguh suatu petunjuk, bahwa kita dalam setiap perbuatan, atau dalam memegang amanah, harus bisa menempatkan diri dalam koridor mampu berbuat adil, berpikir adil, bertindak adil, sehingga dalam persepsi kita nantinya, bisa melihat persoalan dengan jernih.
Kita sadar muslim di Indonesia khususnya, yang terafiliasi ke Ormas Islam yang besar, seperti Nadhlatul Ulama, Muhammadiyah, Persis, Syarikat Islam, Mathla'ul Anwar, dll. Adalah ormas yang mampu membina jamaahnya, untuk mampu mendayagunakan potensi berpikirnya, sehingga bisa berpikir wasathiyah, berpikir dewasa, adil, bijak, proporsional, dan akhirnya sampai pada maqom muslim yang moderat, dan maju menjadi muslim yang membawa rahmatan lil alamin, bagi seluruh alam.
Siapa ormas Islam yang bercirikan bendera wasathiyah ini ? Yaa, siapapun ormas Islamnya yang memang bisa membangun kesadaran pada pengikutnya, mampu menempatkan otak, nalar, dan pemahamannya, untuk bisa adil, tahu bagaimana melihat hal yang proporsional itu harus ditempatkan pada tempatnya yang benar.
Nah itu sebagian besar muslim wasathiyah yang ada dalam organisasi massa Islam, selalu ada pembinaan, mereka selalu dipahamkan, untuk memiliki kesadaran menjadi warga bangsa yang baik, patuh pada ulil amrinya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!